Mengenal Kategori Bank BUKU dalam Perbankan

Mengenal Kategori Bank BUKU dalam Perbankan

Penah mendengar istlah Bank BUKU? Istilah Bank BUKU tidak sama dengan budelan kertas bernama buku tabungan yang diberikan saat Anda menyimpan uang di bank. Bank Buku ini merupakan singkatan dari Bank Umum Kegiatan Usaha.

Sebagai landasan hukumnya adalah Peraturan Bank Indonesia No. 14/26/PBI/2012 tentang Kegiatan Usaha dan Jaringan Kantor Berdasarkan Modal Inti Bank. Kemudian ada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6 /POJK.03/2016 Tentang Kegiatan Usaha Dan Jaringan Kantor Berdasarkan Modal Inti Bank.

Pasal 1 ayat 4 POJK Nomor 6 /POJK.03/2016 menyebutkan, “Bank Umum berdasarkan Kegiatan Usaha, yang selanjutnya disebut BUKU, adalah pengelompokan Bank berdasarkan Kegiatan Usaha yang disesuaikan dengan Modal Inti yang dimiliki.”

Baca juga: Dana Korporasi Pindah ke Bank Kecil, LPS: Tanda Kepercayaan Perbankan

Kemudian, Pasal 3 ayat 1 menerangkan Bank BUKU dibagi menjadi empat kategori berdasarkan modal inti menjadi empat Bank BUKU. Berikut ini empat kategori Bank BUKU menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

Bank BUKU 1

Bank dalam kategori BUKU 1 memiliki modal inti kurang dari Rp1 triliun. Cakupan kegiatan usaha yang terbatas, meliputi penghimpunan dan penyaluran dana dalam rupiah, e-banking dengan cakupan terbatas, penyertaan modal sementara, dan perdagangan valuta asing.

Bank BUKU 2

Kategori Bank BUKU 2 modal inti antara Rp1 triliun hingga Rp5 triliun. Bank BUKU II ini, Selain bisa melakukan kegiatan usaha pada cakupan BUKU 1, bank dengan kategori BUKU 2 memiliki cakupan yang lebih luas, di antaranya kegiatan treasury terbatas meliputi spot dan derivatif plain vanilla, serta penyertaan modal pada lembaga keuangan dalam negeri sebesar 15 persen.

Baca juga: BRI Syariah Resmi Menjadi Bank BUKU 3

Bank BUKU 3

Bank BUKU 3 harus memiliki modal inti antara Rp5 triliun hingga Rp30 triliun. Bank dalam kelompok kategori ini bisa melakukan kegiatan usaha pada kategori Bank BUKU 2 dengan cakupan yang lebih luas. Selain itu, BUKU 3 dapat melakukan penyertaan modal pada lembaga keuangan di dalam dan luar negeri di kawasan Asia sebesar 25 persen.

Bank BUKU 4

Kategori Bank BUKU 4 adalah bank dengan modal inti lebih dari Rp30 triliun. Bank yang termasuk kategori ini bisa melakukan kegiatan usaha pada kategori BUKU 3 dengan cakupan lebih luas. Untuk kegiatan penyertaan modal bisa menjangkau lembaga keuangan di dalam maupun luar negeri skala internasional.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 5, 2021, 6:45 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.