Ini Susunan Komisaris Indonesia Financial Group Terbaru

Ini Susunan Komisaris Indonesia Financial Group Terbaru

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah melakukan perombakan susunan Dewan Komisaris PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) (BPUI), BUMN Holding Asuransi dan Penjaminan atau yang dikenal sebagai Indonesia Financial Group (IFG).

Kementerian BUMN menunjuk Fauzi Ichsan sebagai Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen dan Masyita Crystallin sebagai Komisaris. Setelah sebelumnya mengangkat Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman sebagai sebagai Komisaris Independen.  

Sekretaris Perusahaan IFG Oktarina Dwidya Sistha mengatakan, jajaran manajemen IFG menyambut baik masuknya Fauzi Ichsan, Masyita Crystallin, Hotbonar Sinaga, dan Arief Budiman ke dalam jajaran Dewan Komisaris Indonesia Financia Group.

“Hal ini diyakini akan menambah kekuatan baru IFG dalam melakukan langkah-langkah strategis pengembangan bisnis serta tata kelola perusahaan," ujar Oktarina Dwidya Sistha dalam keterangan tertulis yang diterima duitologi.com

Baca juga: IFG Life Berpotensi Menjadi Perusahaan Asuransi Nasional Terbesar

Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi Indonesia Financial Group per tanggal 30 Desember 2020: 

Dewan Komisaris 

Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fauzi Ichsan

Komisaris: Masyita Crystallin

Komisaris: Meirijal Nur

Komisaris Independen: Hotbonar Sinaga

Komisaris Independen: Arief Budiman

Susuanan Direksi

Direktur Utama: Robertus Billitea

Direktur Keuangan dan Umum: Rizal Ariansyah

Direktur Bisnis: Pantro Pander Silitonga

Baca juga: Erick Thohir: IFG Jadi Pilar Industri Keuangan Indonesia

Adapun Fauzi Ichsan sebelumnya menjabat sebagai Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sedangkan Masyita Crystallin saat Ini merupakan Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi. 

Dengan komposisi baru ini, IFG optimis dapat memperkuat kolaborasi dengan stakeholders maupun publik, dalam upaya meningkatkan kinerjanya serta melaksanakan berbagai mandat yang diberikan oleh Pemerintah.

Salah satu mandat tersebut adalah meningkatkan fungsi investasi dan kredit modal kerja untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), melalui layanan penjaminan kredit usaha, sesuai dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dicanangkan oleh Pemerintah. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 4, 2021, 6:57 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.