Tarif Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai 1 Januari 2021

Tarif Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai 1 Januari 2021

Mulai 1 Januari 2021, Pemerintah akan menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan. Tarif baru ini berlaku untuk semua kepesertaan mulai dari Penerima Bantuan Iuran (PBI), Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU), dan peserta Bukan Pekerja (BP).

Namun, kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan ini tidak berlaku merata pada semua golongan kelas, hanya untuk kelas III. Aturan ini tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 yang merupakan perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Secara nominal, sebenarnya besaran iuran untuk kelompok tersebut tetap Rp42 ribu per orang per bulan. “Iuran bagi peserta PBI Jaminan Kesehatan Nasional, yaitu sebesar Rp42 ribu per orang per bulan,” bunyi Pasal 29 ayat 1 Perpres Nomor 64 Tahun 2020.

Baca juga: BPJS Kesehatan Wacanakan Kelas Standar Mulai 2021

Dengan adanya kenaikan tarif iuran ini, pemerintah berharap dapat mengurangi defisit yang terjadi pada BPJS Kesehatan. Berikut detail kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang berlaku mulai 1 Januari 2021.

Iuran Peserta PBI

Penerima Bantuan Iuran (PBI) adalah peserta Jaminan Kesehatan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu sebagaimana diamanatkan UU SJSN yang iurannya dibayari Pemerintah sebagai peserta program jaminan kesehatan.

Peserta PBI adalah fakir miskin yang ditetapkan oleh Pemerintah dan diatur melalui Peraturan Pemerintah. Iuran BPJS Kesehatan dibayar oleh pemerintah, baik lewat APBN pemerintah daerah maupun APBN pemerintah pusat. 

 

Iuran Peserta PPU

• Iuran bagi peserta pekerja penerima upah yang bekerja pada lembaga pemerintahan terdiri dari PNS, anggota TNI, anggota Polri, pejabat negara, dan pegawai pemerintah non pegawai negeri sebesar 5 persen dari gaji atau upah per bulan. Ketentuannya 4 persen dibayar oleh pemberi kerja dan 1 persen dibayar oleh peserta. 

• Iuran bagi peserta pekerja penerima upah yang bekerja di BUMN, BUMD dan swasta sebesar 5 persen dari gaji atau upah per bulan. Ketentuannya 4 persen dibayar oleh pemberi kerja dan 1 persen dibayar oleh peserta. 

• Iuran untuk keluarga tambahan pekerja penerima upah yang terdiri dari anak ke 4 dan seterusnya, ayah, ibu dan mertua, besaran iuran sebesar sebesar 1 persen dari gaji atau upah per orang per bulan, dibayar oleh pekerja penerima upah. 

Baca juga: Sekarang Bayar BPJS Kesehatan Bisa Autodebit Rekening Tabungan

Iuran Peserta PBPU dan BP

• Iuran peserta BPJS kelas III sebesar Rp 42.000 per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas III. Pemerintah tetap memberikan bantuan iuran sebesar Rp 7.000, sehingga per 1 Januari 2021, iuran BPJS Kesehatan kelas III yaitu sebesar Rp 35.000. 

• Iuran peserta BPJS kelas II sebesar Rp 100.000 per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas II. 

• Iuran peserta BPJS Kesehatan kelas I sebesar Rp 150.000 per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas I. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Dec. 30, 2020, 9:09 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.