Dua Wirausaha Sosial Indonesia Terima Dana Hibah DBS Foundation

Dua Wirausaha Sosial Indonesia Terima Dana Hibah DBS Foundation

Pada akhir November 2020, DBS Foundation mengumumkan pemberian dana hibah senilai SGD1,4 juta kepada 13 wirausaha sosial dari enam negara utama tempat DBS beroperasi yakni Singapura, Tiongkok, Hongkong, India, Indonesia, dan Taiwan melalui DBS Foundation Social Enterprise Grant Programme” (Grant Programme) periode 2020.

Menariknya, ada dua penerima hibah DBS Foundation Social Enterprise Grant Programme 2020 merupakan wirausaha sosial asal Indonesia. Kedua wirausaha sosial itu adalah Kampung Marketer dan Kita Hebat.

Kampung Marketer

Kampung Marketer menyadari bahwa banyak bisnis online ingin berkembang tetapi terhambat oleh kurangnya bakat di bidang ini. Sementara banyak penduduk desa membutuhkan penghasilan namun tidak mau bermigrasi ke kota.

Kampung Marketer berupaya mengatasi kesenjangan ini dengan melatih dan mendidik pemuda pedesaan di e-commerce. DBS Foundation Grant Programme mendukung perluasan Kampung Marketer ke desa-desa lain di Indonesia dan memungkinkan untuk dapat melatih lebih banyak pemuda.

Baca juga: Social Enterprise Akan Memperkaya Entrepreneurship

Kita Hebat

Kita Hebat bertujuan untuk berkontribusi dalam mewujudkan terciptanya kehidupan yang lebih sehat di lingkungan kota Medan, juga melalui upaya pemberdayaan untuk mengatasi  pengangguran. Kita Hebat berfokus pada mengolah sampah makanan menjadi produk ramah lingkungan, serta memberdayakan remaja putri, remaja berkebutuhan khusus, dan keluarga berpenghasilan rendah dan pada saat yang bersamaan dengan menciptakan pekerjaan.

Pendanaan dalam bentuk hibah itu juga bertujuan mendukung wirausaha sosial menerapkan inovasi dalam pengembangan bisnis dan mengoptimalkan dampak yang dihasilkan. Grant Programme 2020 ini untuk pertama kalinya membuka kategori “Zero Food Waste” (ZFW), yaitu memberikan hibah kepada wirausaha sosial yang menjalankan bisnis dengan fokus mengangkat isu ZFW.

Semua penerima hibah juga akan memiliki akses ke sumber daya DBS yang mencakup capacity-building, inklusi dalam peningkatan kesadaran melalui berbagai program dan platform procurement, networking, dan pembukaan peluang bisnis baru.

Baca juga: 5 Kunci Menjadi Wirausaha Sosial Sukses

Dalam seleksi, sebanyak total 820 peserta mengajukan permohonan bantuan di seluruh Asia dan 135 peserta merupakan peserta asal Indonesia. Sekitar 40 persen dari partisipan asal Indonesia tersebut merupakan wirausaha sosial yang menjalankan bisnis dengan fokus mengangkat isu ZFW. 

Jumlah wirausaha sosial asal Indonesia yang berpartisipasi ini jumlahnya meningkat 35 persen dari 2019 dan terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penerima penghargaan tersebut harus memenuhi kriteria evaluasi yang ketat, termasuk dampak sosial, inovasi, serta keberlanjutan dan skalabilitas model bisnis mereka. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Dec. 29, 2020, 8:50 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.