Kapan Dana Darurat Dibutuhkan?

Kapan Dana Darurat Dibutuhkan?

Selain mengatur pemasukan dan pengeluaran, setiap orang harus memiliki dana darurat. Mengapa dana darurat itu penting? Dana ini bisa menjadi penolong di saat Anda menghadapi kondisi darurat seperti terkena musibah atau bencana. Pasalnya, musibah atau bencana bisa datang dan menimpa siapa saja.

Dana darurat atau emergency fund adalah alokasi dana yang dapat digunakan dalam keadaan darurat yang tidak dapat diprediksi. Keadaan darurat itu bisa disebabkan oleh bencana atau musibah lain yang dapat mengganggu cash flow dalam perencanaan keuangan.

Kapan Dana Darurat Dibutuhkan?

Secara garis besar, dana darurat bisa digunakan untuk lima alasan. Pertama, kehilangan pekerjaan baik permanen atau sementara, dimana ada pengeluaran rutin yang harus dibayarkan. Kedua, mengalami sakit atau kecelakaan yang membutuhkan biaya besar atau tidak ditanggung oleh asuransi.

Baca juga: Dana Darurat Penyelamat Saat Mendesak

Ketiga mengalami musibah atau bencana alam seperti kebanjiran, kebakaran, atau musibah lain yang tidak terduga. Keempat, perawatan atau perbaikan kendaraan yang rusak. Terakhir adalah kondisi darurat lain yang membutuhkan dana mendadak.

Cara Menyiapkan Dana Darurat

Melihat pentingnya dana darurat, maka setiap orang perlu menyiapkannya. Kebutuhan dana darurat setiap orang berbeda-beda. Idealnya, jumlah dana darurat yang perlu disiapkan adalah 6-12 kali jumlah pengeluaran per bulan. Besarnya tergantung pada jumlah tanggungan dan pola konsumsi Anda masing-masing.


Lalu, bagaimana cara menyiapkan dana darurat tersebut? Berikut langkah-langkahnya.

1. Pos Dana Darurat

Tidak ada patokan pasti berapa banyak dana darurat harus disisihkan. Namun, banyak perencana keuangan menyarankan, pos dana darurat ini sekitar 5-10 persen dari pendapatan bulanan.

2. Rekening Khusus Dana Darurat

Membuka rekening sendiri untuk dana darurat sangat disarankan. Pemisahan rekening ini akan memudahkan dalam mengelola keuangan agar tidak bercampur dengan kebutuhan lainnya. Sebagai saran, pilih produk keuangan seperti tabungan yang tidak membutukan saldo awal terlalu besar saat membuka rekening. Pertimbangkan pula biaya administrasi bulanan lainnya dari tabungan tersebut.

Baca juga: Panduan Mempersiapkan Dana Darurat dalam Keluarga

3. Akses yang Mudah

Utamakan dalam kemudahan akses ketika Anda menyimpan dana darurat, pastikan bahwa Anda mudah mengambil dana tersebut jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Anda dapat membuka rekening bank dengan cabang dan jaringan ATM yang luas di lokasi Anda.

Dana Darurat Bukan Investasi

Banyak orang salah memahami kalau dana darurat sama dengan investasi. Meskipun dana darurat merupakan dana yang disimpan dalam jangka waktu tertentu dan digunakan saat waktu mendesak, dana darurat tidak sama dengan investasi.

Dalam investasi diharapkan adanya penambahan hasil (return) dan terdapat pula risiko. Sedangkan dana darurat adalah instrumen keuangan yang risikonya rendah dan mudah diambil sewaktu-waktu, tanpa ada perjanjian waktu pengambilan. 


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Dec. 22, 2020, 7:53 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.