Tingkat Literasi Keuangan Mitra Amartha Meningkat 23,15 Persen

Tingkat Literasi Keuangan Mitra Amartha Meningkat 23,15 Persen

Bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan 2020 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) merilis Laporan Akuntabilitas Sosial (Social Accountability Report) Amartha tahun 2019. Laporan itu menyebutkan, tingkat literasi keuangan mitra Amartha meningkat hingga 23,15 persen.

Selain itu, data menunjukan bahwa hampir 70 persen pendana Amartha adalah kalangan milenial dari seluruh provinsi di Indonesia. Pendana milenial biasanya tertarik pada pendanaan berdampak sosial, yang menghasilkan keuntungan serta memberikan nilai dampak nyata kepada masyarakat.

Pertumbuhan pendana (lender) dan peminjam (borrowers) juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Hingga September 2020, Amartha mencatat pertumbuhan angka pendana sebesar 34 persen dan angka peminjam sebesar 100,98 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Inklusi Keuangan Mendorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional

Pendiri sekaligus CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra mengatakan, Amartha berupaya menjembatani mereka yang berada di piramida terbawah untuk bisa sejahtera dengan akses permodalan.

“Melalui produk keuangan kami dan 3.000 tim yang berdedikasi di lapangan, Amartha dapat menyalurkan pendanaan modal usaha dari ratusan ribu pendana kepada 542,350 Mitra Amartha, pengusaha mikro desa yang mana 100 persennya adalah perempuan,” katanya.

Model bisnis Amartha dirancang untuk menjadi pendorong utama peningkatan inklusi keuangan di Indonesia melalui tiga pilar pemberdayaan, yang terdiri dari penyediaan produk keuangan, peningkatan akses dan pengurangan biaya untuk memperoleh akses layanan keuangan.

Baca juga: Tantangan Meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan di Indonesia

Ke depannya, tambah Andi, Amartha ingin mendorong terwujudnya ekosistem ekonomi pedesaan terintegrasi sehingga membuka kesempatan lebih baik bagi warga prasejahtera agar dapat lebih sejahtera.

“Amartha berkomitmen untuk mengembangkan produk layanan keuangan masa depan yang memungkinkan masyarakat pedesaan untuk melakukan transaksi dengan biaya lebih rendah selagi meningkatkan pendapatan melalui usaha mikro mereka. Melalui dukungan pendana Amartha, kami yakin dapat mewujudkannya,” ucapnya.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Oct. 14, 2020, 8:14 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.