6 Panduan Investasi Online yang Perlu Dipahami

6 Panduan Investasi Online yang Perlu Dipahami

Tawaran investasi online dalam beberapa tahun belakangan ini semakin marak. Apalagi seiring bermunculan platform digital yang bergerak pada investasi online. Salah satu tawaran menarik dari investasi online ini adalah prosedur yang tidak ribet hingga iming-iming bunga besar.

Namun kenyataannya, masih banyak orang yang tertipu investasi online. Harapan mendapatkan bunga besar hilang, ditambah modal yang telah disetorkan pun tidak kunjung dikembalikan. Banyak kasus dilaporkan ke Kepolisian. Bahkan, Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menutup ribuan investasi online ilegal sejak 2018.

Baca juga: Hati-hati Investasi Bodong Skema Ponzi

Nah, bagi Anda yang sedang ingin melakukan investasi online, berikut enam panduan yang perlu Anda pahami terlebih dahulu sebelum benar-benar melakukannya.

1. Terdaftar di OJK

Pastikan platform investasi online sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga resmi yang menaungi suatu lembaga finansial. Dengan terpenuhinya syarat ini bisa menjadi pedoman jika seluruh mekanisme investasi yang dijalankan di platform tersebut adalah legal.

2. Riset Sebelum Investasi Online

Dalam melakukan investasi online penting untuk melakukan riset secara komprehensif terkait platform dan jenis investasi yang akan Anda jalankan nantinya. Cari tahu informasi mulai dari berapa lama platform investasi online berdiri, track record, dan memiliki banyak pengguna.


3. Jangan Percaya dengan Keuntungan Besar

Anda patut curiga apabila platform investasi online menawarkan keuntungan yang besar dalam jangka waktu cepat. Bisa jadi investasi online tersebut merupakan investasi bodong. Teliti setiap produk investasi yang ditawarkan dan perhitungkan dengan cermat keuntungan yang bisa diperoleh nantinya sebelum benar-benar melakukan investasi di produk tersebut.

4. Pelajari Skema Secara Online

Pahami bagaimana skema investasi dijalankan dalam platform investasi online. Cari tahu dari mana kamu akan memeroleh keuntungan dan apa saja risiko kerugian yang mungkin saja terjadi. Jika dalam skema investasi online ada yang kurang masuk akal, lebih baik coba cari platform lain saja.

Baca juga: Satgas Waspada Investasi Menemukan 50 Entitas Gadai Ilegal

5. Investasi Online dengan Modal Kecil

Perkembangan investasi yang begitu dinamis membuat banyak sekali platform online yang memiliki berbagai fasilitas yang memudahkan pengguna. Sebaiknya pikirkan dengan matang mana yang sesuai dengan profil risiko kamu. Amannya cobalah dulu untuk melakukan investasi yang modalnya kecil.

6. Jangan Lupakan Diversifikasi

Dalam investasi sangat penting untuk melakukan diversifikasi, yaitu tidak menaruh dana dana pada satu jenis saja. Hal ini berguna mengurangi risiko kemungkinan kerugian di satu jenis investasi, apabila jika sewaktu-waktu kamu mengalami kerugian pada investasi tersebut. Jadi jika ada satu investasi sedang mengalami prospek yang kurang bagus, Anda bisa mengurangi kerugian investasi dengan keuntungan yang berasal dari instrumen investasi lainnya.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Oct. 13, 2020, 9 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.