Jobstreet: 50 Persen Pekerja Kehilangan Pekerjaan Selama Pandemi

Jobstreet: 50 Persen Pekerja Kehilangan Pekerjaan Selama Pandemi

Pandemi Covid-19 membuat banyak orang kehilangan mata pencaharian. Berdasarkan survei yang dilakukan Jobstreet pada Mei 2020 menunjukkan, pandemi Covid-19 berdampak sangat serius pada para pekerja. Survei ini dilakukan terhadap lebih dari 5.000 responden di Indonesia yang terdiri dari karyawan, pencari kerja, dan perekrut.

Hasil survei Jobstreet menyebutkan, lebih dari 50 persen responden kehilangan pekerjaan atau pun diberhentikan sementara dari pekerjaan mereka. Ada 43 persen dari responden mengalami pengurangan gaji hingga lebih dari 30 persen.

“Dari survei ini juga, terlihat bahwa industri yang paling terdampak oleh pandemi adalah perhotelan atau catering, pariwisata, pakaian, makanan dan minuman, serta arsitektur dan konstruksi,” ungkap Faridah Lim, Country Manager Jobstreet Indonesia.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh, Ini Manfaat Surat Paklaring Kerja

Sementara, Hasil Survei Sosial Demografi Dampak Covid-19 dari Badan Pusat Statistik (BPS) terhadap lebih dari 87.739 responden menunjukkan, selama masa pandemi ini hanya 56,40 persen responden yang masih tetap bekerja, 22,74 persen tidak bekerja, 18,34 persen bekerja tetapi dirumahkan, sementara, dan 2.52 persen baru saja di-PHK.

“Pandemi juga telah berdampak pada pendapatan para responden, di mana 41,91 persen responden mengalami penurunan pendapatan,” ujar Nurma Midayanti, Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan Badan Pusat Statistik (BPS).


Meskipun demikian, saat ini tetap ada kesempatan bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan. Menurut data Jobstreet, hingga akhir tahun ini, perusahaan yang akan mulai merekrut karyawan terutama adalah dari sektor-sektor manufaktur dan produksi, perdagangan umum dan grosir, perbankan dan keuangan, ritel, dan teknologi informasi komputer.

Jenis pekerjaan yang menempati urutan teratas adalah sebagai Sales atau Customer Service, Admin & HR, Accounting, Engineering, IT serta Marketing atau PR. Ke semua data ini bisa bermanfaat bagi para pekerja dalam mencari lowongan pekerjaan yang sesuai dengan minat, kemampuan dan pengalaman kerja mereka.

Baca juga: Jooble: Cari Lowongan Kerja dengan Search Engine Khusus

Data Jobstreet menyatakan bahwa pencarian kerja selama bulan April-Juni 2020 berjumlah lebih dari 300 juta, mengalami peningkatan sebesar 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Oleh karena itu, Jobstreet Indonesia menghadirkan fitur #LangsungKerja sebagai alat bantu memudahkan pencari kerja mendapatkan kesempatan bekerja dengan lebih cepat.

Sejak diluncurkan, hingga kini fitur #LangsungKerja sudah digunakan lebih dari 43.000 pencari kerja di profil mereka, dan lebih dari 6.000 kandidat sudah menarik perhatian perusahaan yang sedang membuka lowongan kerja.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Oct. 8, 2020, 8:44 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.