Hati-hati Investasi Bodong Skema Ponzi

Hati-hati Investasi Bodong Skema Ponzi

Masih ingat investasi bodong MeMiles yang ramai diberitakan pada awal tahun? Penipuan investasi berplatform aplikasi ini mampu menjaring 264 korban dari berbagai kalangan dengan nilai kerugian mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah. Bahkan, investasi bodong ini mampu meraup omzet Rp750 miliar dari nasabah pengguna aplikasi.

Bagaimana investasi bodong ini bekerja? Banyak cara atau skema yang dilakukan untuk melakukan aksi investasi bodong ini. Salah satunya menggunakan skema ponzi. Skema ini adalah modus investasi bodong yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau organisasi.

Skema ini biasanya membujuk investor baru dengan menawarkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan investasi lain, dalam jangka pendek dengan tingkat pengembalian yang terlalu tinggi atau luar biasa konsisten. Kelangsungan dari pengembalian yang tinggi tersebut membutuhkan aliran yang terus meningkat dari uang yang didapat dari investor baru untuk menjaga skema ini terus berjalan.

Baca juga: Jangan Tertipu Investasi Bodong, Ini Ciri dan Tips dari OJK

Ciri-ciri Skema Ponzi

Skema ponzi punya ciri-ciri tertentu. Berikut ini ciri-ciri skema ponzi yang banyak digunakan untuk melakukan kegiatan investasi bodong.

1. Menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat dan tanpa risiko.

2. Proses bisnis investasi yang tidak jelas.

3. Produk investasi biasanya milik luar negeri.

4. Staf penjualan mendapatkan komisi dalam merekrut orang.

5. Pada saat investor ingin menarik investasi malah diiming-imingi investasi dengan bunga yang lebih tinggi.

6. Mengundang calon investor dengan menggunakan tokoh masyarakat dan tokoh agama sebagai figure.

7. Pengembalian macet di tengah-tengah

Baca juga : Satgas Waspada Investasi Menemukan 50 Entitas Gadai Ilegal

Tips Menghindari Investasi Skema Ponzi

Banyaknya investasi bodong atau ilegal ini harus disikapi dengan mewapadai modusnya. Sebagai langkah awal, jangan pernah tergiur oleh iming-iming keuntungan yang besar, apalagi sekiranya berada di luar nalar. Pahami dan teliti dahulu dengan mencari informasi secara detail mengenai investasi tersebut.

Nah, ada cara mudah untuk terhindar dari investasi bodong dengan skema ponzi ini, yakni 2L. L pertama adalah legal. Anda harus mengecek perusahaannya apakah memiliki izin badan hukum, izin kegiatan, dan isin produk. L kedua adalah logis, dimana Anda harus mengecek rasionalitas pembagian imbal hasil atau keuntungan yang didapat dari investasi.

Bila ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwajib atau yang berwenang seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Laporkan jika Anda menemukan kejanggalan-kejanggalan dalam menerima investasi dengan ciri-ciri skema ponzi.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Oct. 5, 2020, 8:13 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.