Peran Perbankan dalam Memberi Dampak Sosial di Masyarakat

Peran Perbankan dalam Memberi Dampak Sosial di Masyarakat

Perubahan ke gaya hidup yang lebih ramah lingkungan telah banyak diterapkan oleh individu untuk membantu menyelamatkan bumi. Bukan hanya individu, korporasi juga memiliki peran penting dalam mendukung berjalannya gaya hidup ramah lingkungan.

Dalam acara bersama Inspigo yang bertajuk Shift Happens – Simple Step to Shift into Sustainable Lifestyle, Bank DBS Indonesia berbagi bagaimana korporasi khususnya industri perbankan berpartisipasi dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab, serta memberikan dampak sosial terhadap masyarakat.

Sejak awal berdiri, Bank DBS merupakan bank yang mementingkan perkembangan (development) dengan memegang prinsip ESG, yaitu Environmental, Social, dan Governance. Kata social dalam ESG, telah Bank DBS tanamkan sejak dahulu dan diimplementasikan dengan kepeduliannya perusahaan terhadap karyawan, konsumen, serta lingkungan.

Baca juga: Bank DBS Indonesia Berikan Akses Modal untuk Nasabah Korporasi

Sejak tiga tahun lalu, Bank DBS mulai menerapkan agenda sustainability dengan membentuk sustainability council di seluruh market Bank DBS di Asia. Bank DBS sadar akan risiko sosial dan lingkungan yang mungkin ditimbulkan dalam menggerakkan ekonomi. Agenda sustainability tersebut diformulasikan sebagai dasar dari tanggung jawab Bank DBS sebagai korporasi dan harapan dapat meminimalisir risiko sosial dan lingkungan.

Tiga pilar yang dipegang oleh Bank DBS dalam menerapkan sustainability adalah responsible banking, responsible business practices, dan creating social impacts. Dalam menjalankan responsible banking, Bank DBS bersedia membantu individu atau suatu bisnis yang hendak menerapkan prinsip ESG dalam bisnis mereka.


“Bank DBS memiliki program yang disebut special interest, di mana Bank DBS akan memberikan loan atau pinjaman kepada suatu bisnis yang ingin beralih ke usaha yang lebih ramah lingkungan. Tidak hanya bisnis yang ramah lingkungan, namun bisnis yang mampu memberikan dampak sosial terhadap masyarakat, atau yang biasa kami sebut wirausaha sosial, Bank DBS akan bantu,” ujar Mona Monika, Head of Group Strategic Marketing and Communications PT Bank DBS Indonesia.

Usaha Bank DBS Indonesia yang lain dalam menjalankan agenda sustainability adalah menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, yaitu dengan mengelola sampah di kantor Bank DBS.

Baca juga: 5 Strategi Bisnis yang Perlu Diketahui Social Entrepreneur

Kegiatan ini dilakukan oleh Bank DBS Indonesia dengan bekerja sama dengan wirausaha sosial agar sampah-sampah dari kantor Bank DBS Indonesia dapat terdaur ulang dengan baik. Bekerja sama dengan wirausaha sosial juga merupakan bentuk usaha Bank DBS untuk menciptakan dampak sosial yang baik.

Melalui DBS Foundation yang didirikan sejak 2004, Bank DBS berupaya untuk membantu para wirausaha sosial agar dapat mengembangkan kesejahteraan dan memberikan dampak sosial lebih besar terhadap masyarakat dengan memberikan program dana hibah setiap tahunnya.

“Semakin banyak wirausaha sosial yang muncul, semakin banyak pula masalah sosial yang bisa ditangani. Kita juga membantu para pengusaha ini, startup, dan perusahaan lain, untuk mengembangkan ekonomi di Indonesia sekaligus mengatasi masalah sosial,” jelas Mona.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 21, 2020, 8:44 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.