IFRA Virtual Expo 2020 Fasilitasi Pertumbuhan Bisnis Waralaba

IFRA Virtual Expo 2020 Fasilitasi Pertumbuhan Bisnis Waralaba

Pergelaran pameran waralaba dan lisensi IFRA Virtual Expo 2020 resmi dapat diakses oleh publik melalui virtual platform. Pameran yang mengangkat tema “Strengthening Entrepreneurship & SME Economy Through Licensing & Franchising” merupakan yang pertama kali diselenggarakan secara virtual dan diharapkan bisa memfasilitasi pertumbuhan bisnis waralaba dan lisensi di Indonesia.

Dalam sambutan pembukaan IFRA Virtual Expo 2020, Menteri Perdagangan Republik Indonesia Agus Suparmanto mengajak pelaku usaha untuk bangkit dan melakukan transformasi bisnis di masa krisis ini. Para pelaku usaha dan pewaralaba bisa memanfaatkan internet dan teknologi informasi untuk berintegrasi dengan ekosistem digital, seperti e-commerce, digital marketing, dan virtual market untuk dapat membantu waralaba dalam memulai usaha.

“Bisnis waralaba merupakan bentuk usaha yang terbukti memberikan keuntungan dan mengurangi risiko kegagalan. Bagi masyarakat yang ingin melakukan investasi di sektor riil, waralaba merupakan entitas usaha yang bonafit. Sistem usaha waralaba saat ini juga menjadi populer di Indonesia dan mudah ditemui di pusat-pusat bisnis perkotaan dan daerah,” katanya.

Baca juga: Jakarta PSBB Ketat, Ada Peluang Bisnis Baru dalam Pameran Virtual

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Wishnutama Kusubandio mendorong para pelaku usaha untuk terus berinovasi dan memanfaatkan peluang yang ada agar bisa kembali bangkit dan membantu pemulihan ekonomi nasional. Kemenparekraf juga siap membantu para pelaku usaha industri dan ekonomi kreatif dalam masa pandemi dan pasca-pandemi.

“Saya berharap terlaksananya IFRA 2020 dapat menjadi wadah bagi pelaku bisnis dalam mengembangkan dan mempromosikan produk lokal sehingga turut berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal ketiga. Untuk itu saya mengajak masyarakat menjadi bagian dari pameran virtual perdana di industri franchise dan license ini,” jelas Wishnutama.


Sementara itu, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Teten Masduki menyatakan UMKM merupakan ‘pahlawan ekonomi’ dan memiliki potensi besar dalam memastikan pemulihan ekonomi nasional terakselerasi. Pelaku UMKM harus bisa beradaptasi, berinovasi dan hadir dalam ekosistem digital untuk saling bersinergi dan membangun jaringan agar kegiatan usaha tetap berjalan dan dapat bersaing secara nasional dan global.

“Di sinilah peran IFRA menjadi krusial. IFRA dihadiri oleh para pelaku ekonomi lokal dan hal ini patut kita apresiasi agar menghasilkan multiplier effect untuk memberikan dampak positif terhadap ekonomi Indonesia. Penguatan produk lokal juga merupakan strategi kebijakan yang tepat untuk pemulihan ekonomi nasional. Untuk itu bagi para calon pelaku usaha baru, waralaba dan lisensi merupakan alternatif konsep bisnis yang inovatif dan mudah untuk diadopsi oleh UMKM,” ujar Teten.

Baca juga: Pelaku Bisnis Waralaba Harus Siap Menghadapi Kenormalan Baru

IFRA Virtual Expo 2020diselenggarakan pada tanggal 18-20 September 2020 melalui IFRA Virtual Platform. Di IFRA Virtual Expo 2020 pengunjung dapat mengakses dan melihat profil para peserta pameran secara mudah dan fleksibel yang dapat diakses dari gawai masing-masing.

Pengunjung dapat melakukan live chat dengan peserta pameran bahkan bisa menjadwalkan business matching dengan peserta pameran yang diinginkan. Kemudahan mendapatkan peluang bisnis baru atau memperluas bisnis dalam masa pandemi memicu untuk beradaptasi dengan cara yang baru melalui pameran virtual.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 21, 2020, 8:55 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.