Manfaat Cloud Computing untuk Kemajuan Bisnis

Manfaat Cloud Computing untuk Kemajuan Bisnis

Pandemi Covid-19 sudah berjalan sekitar 6 bulan dan memberi dampak yang sangat serius bagi operasional bisnis. Penerapan kebijakan kerja dari rumah dan dari kantor dilakukan secara parsial oleh mayoritas bisnis dan perusahaan. Saat ini, DKI Jakarta kembali memberlakukan PSBB ketat dimana hanya 11 sektor industri saja yang diperbolehkan bekerja dari kantor dengan kapasitas yang minimum.

Sementara sektor industri non-esensial kembali bekerja dari rumah. Perubahan kebijakan ini menjadi tantangan, khususnya bagi Human Resources (HR), untuk memastikan operasional bisnis dan kinerja perusahaan tetap berjalan dengan baik di tengah ketidakpastian saat ini.

Baca juga: Tantangan Bisnis Online Dibalik Akselerasi Digital

Untuk mendukung bisnis dan perusahaan tetap berjalan secara optimal di tengah pandemi ini, dibutuhkan tools yang dapat membantu perusahaan dalam mengakses data perusahaan dengan mudah serta mendukung produktivitas kerja. Hal yang tidak dapat dipenuhi oleh infrastruktur on-premise karena tidak bisa diakses secara fleksibel saat bekerja dari rumah.

Misalnya, saat PSBB Jakarta diperketat ini, HR tidak bisa datang ke kantor menarik data kehadiran karyawan, sehingga dapat berpengaruh pada keterlambatan proses payroll. Rekapan manual klaim karyawan yang mungkin masih dilakukan satu persatu melalui email atau chat tentu saja akan menambah waktu pengerjaan.

Baca juga: Ekosistem Digital, Cara Perusahaan Memenangkan Persaingan Bisnis

Masalah yang muncul tersebut memperkuat bahwa cloud computing seperti Human Resources Information System (HRIS) berbasis cloud menjadi jawaban dari kebutuhan bisnis dimana pengguna bisa dengan fleksibel mengakses data dimana saja dan kapan saja. Sehingga jika bisnis dan perusahaan ingin memastikan kinerja dan produktivitas tetap terjaga, migrasi ke cloud menjadi penting dilakukan.


CEO Biznet Gio Nusantara Dondy Bappedyanto mengutarakan, masa pandemi ini mendorong percepatan transformasi bisnis, di mana cloud memungkinkan kolaborasi jarak jauh dengan rekan kerja walau dari lokasi yang berbeda. “Kami mencatatkan ada peningkatan sekitar 20 persen permintaan penggunaan teknologi cloud dari sisi Biznet Gio,” katanya.

Agar meyakinkan bisnis dan perusahaan beralih ke cloud, keamanan data internal menjadi prioritas utama. SaaS provider menjamin bahwa data bisnis aman yang didukung beberapa strategi seperti telah tersertifikasi  standar internasional seperti ISO27001 terkait standar penyimpanan dan pengelolaan data atau dengan memberikan level proteksi Two Factor Authentication saat mengakses data.

Baca juga: Bagaimana Platform Digital Mengubah Masa Depan Indonesia?

Sementara itu, CEO Mekari Suwandi Soh mengatakan, saat ini muncul kesadaran akan pentingnya membangun sistem di atas infrastruktur cloud demi mencapai operasional bisnis yang lebih efektif dan efisien di masa ini. “Kita benar-benar diakselerasi masuk ke apa yang disebut future of workplace, yaitu remote working dan online collaboration,” ungkapnya.

Bisnis yang sudah melakukan migrasi ke cloud akan bertahan dan mampu bersaing dibandingkan bisnis yang masih mengandalkan sistem manual dengan situasi workplace yang hybrid saat ini. Sekarang merupakan momen yang penting dan tepat bagi pemilik bisnis untuk beralih ke cloud computing dan bagi pelaku industri SaaS untuk menggencarkan edukasi atas solusi bisnis yang dapat ditawarkan oleh cloud computing, salah satunya HRIS.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 19, 2020, 11:35 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.