Jakarta PSBB Ketat, Ada Peluang Bisnis Baru dalam Pameran Virtual

Jakarta PSBB Ketat, Ada Peluang Bisnis Baru dalam Pameran Virtual

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat untuk jangka waktu dua minggu ke depan mulai 14 September 2020. Kebijakan ini diambil oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan guna menekan laju penyebaran Covid-19 di Jakarta.

Adanya pembatasan ruang aktivitas dan ekonomi ini memang memberi dampak yang serius bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Pada kuartal kedua tahun ini, pertumbuhan ekonomi minus 5,32 persen. Padahal pada pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama masih positif sekitar 2,9 persen.

Meski ada pembatasan, geliat perdagangan domestik sudah menunjukkan adanya pergerakan membaik. Data Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang mencatat surplus kegiatan perdagangan sebesar US$5,5 miliar di kuartal kedua tahun 2020.

Baca juga: 4 Keuntungan Memulai Bisnis dengan Sistem Franchise

Melihat situasi tersebut dapat dilihat bahwa situasi pandemi Covid-19 tidak menghalangi masyarakat untuk melakukan aktivitas bisnis. Era digital dan teknologi yang semakin maju membuat masyarakat dengan mudah mengakses dunia maya dan menjadikannya sarana untuk melakukan kegiatan ekonomi.

Oleh karena itu, Dyandra Promosindo bekerja sama dengan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) dan Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) mengadakan pameran lisensi dan waralaba The 18th Indonesia Franchise, License and Business Concept Expo and Conference (IFRA) 2020 yang pertama kali dilaksanakan secara virtual.


Pameran IFRA yang awalnya akan dilaksanakan secara offline berganti menjadi pameran virtual mempertimbangkan situasi saat ini dengan kesehatan sebagai prioritas yang utama. Selain itu pameran ini juga berharap dapat dijadikan momentum untuk kembali mendorong perdagangan dan perekonomian nasional.

Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar melihat bisnis waralaba dan lisensi ini masih diminati karena memiliki keunikan tersendiri yang dapat bertahan di masa pandemi ini. Oleh karena itu, IFRA Virtual Expo 2020 dapat mengakomodir semua stakeholders dan dapat bertemu dalam satu platform sekaligus mendorong masyarakat untuk memulai atau mengembangkan bisnis mereka meskipun di tengah keterbatasan.

Baca juga: Ini 7 Tips Mudah Memulai Bisnis Online

“Situasi yang kurang ideal ini tentunya memaksa pelaku usaha untuk beradaptasi. Inilah yang kami coba terapkan di IFRA dan industri waralaba dan lisensi pada umumnya, salah satunya dengan shifting dari offline ke online,” kata Anang.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) Susanty Widjaya menuturkan, A Virtual Expo 2020 tidak hanya menyediakan profil bisnis tapi juga wawasan dan pengetahuan yang informatif tentang bisnis yang dapat menjadi bahan pembelajaran bersama.

“Kami kira ini kesempatan yang perlu dimanfaatkan untuk mencari peluang usaha post-pandemic. Ditambah dengan dukungan dan kehadiran pemerintah dalam event ini yang merupakan wujud sinergi bersama untuk membantu pemulihan ekonomi nasional,” tutur Susanty.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 10, 2020, 12:34 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.