Cashlez dan Bank Commonwealth Buka Akses Permodalan Online UMKM

Cashlez dan Bank Commonwealth Buka Akses Permodalan Online UMKM

Salah satu permasalahan dalam pengembangan bisnis UMKM adalah dari sisi permodalan. Selain persyaratan yang dirasa sulit, prosedurnya pun kerap cukup panjang sehingga banyak UMKM akhirnya mengurungkan niat untuk mengajukan permodalan usaha.

Melihat masih banyaknya kondisi seperti itu, Cashlez menggandeng Bank Commonwealth untuk memberikan akses permodalan bagi UMKM dengan lebih mudah. Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas jangkauan akses permodalam melalui CommBank BizLoan di aplikasi Cashlez.

CommBank BizLoan merupakan produk pinjaman tanpa agunan dari Bank Commonwealth untuk memberikan pinjaman modal usaha kepada merchant. Merchant yang terdaftar di bawah naungan Cashlez dan telah memenuhi kriteria tertentu bisa mendapatkan kesempatan untuk melakukan pengajuan CommBank Bizloan untuk mengembangkan usaha mereka.

Baca juga: Pasar Digital UMKM Mendorong Transaksi Belanja BUMN pada UMKM

Tee Teddy Setiawan selaku CEO Cashlez mengatakan, kerja sama dengan Bank Commonwealth untuk mengembangkan fitur pinjaman produktif tanpa anggunan khusus untuk merchant Cashlez. Melalui Commbank BizLoan, merchant Cashlez khususnya UMKM berpeluang untuk mendapatkan pinjaman mulai dari Rp10 juta-Rp200 juta.

Fitur baru ini menjadi salah satu wujud kontribusi Cashlez dalam membantu kemudahan akses bukan hanya dari sisi penerimaan pembayaran, namun juga dari sisi permodalan. UMKM menjadi fokus utama, dimana besar harapannya dapat membantu pengembangan usaha UMKM dalam mendukung perekonomian bangsa.


Masyarakat Indonesia pun sudah mulai paham bagaimana mengajukan pinjaman secara online. Merujuk data yang dirilis oleh Otoritas Jasa keuangan (OJK) per September 2019, akumulasi penyaluran pinjaman dengan model P2P lending senilai Rp60,40 triliun. Nilai ini tumbuh 166,51 persen secara year to date (ytd) dibandingkan Desember 2018 yang sebesar Rp22,66 triliun.

Chief of Digital and Strategy Bank Commonwealth Ming Chen menjelaskan, kerja sama ini juga merupakan bentuk dukungan Bank Commonwealth untuk mendorong berkembangnya UMKM Indonesia yang berkelanjuran dan dapat berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca juga: Kemitraan untuk Kemudahan Pembayaran Non-Tunai

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Cashlez dan mendukung kebutuhan permodalan para Merchant Cashlez. Kami berharap produk kami dapat membantu merchant Cashlez untuk mengembangkan bisnis mereka, khususnya di kondisi yang menantang saat ini,” kata Ming.

Selain fitur pinjaman, Cashlez menyediakan fitur mobile Point-of-Sale gratis, fitur penerimaan pembayaran terintegrasi dan terkini (kartu, QR, virtual account, Cashlez Link) serta fitur pencatatan real-time. Dalam menjalankan bisnisnya, Cashlez telah memiliki izin dari Bank Indonesia (BI) dengan nomor izin 21/142/DKSP/Srt/B dan PT Bank Commonwealth adalah Bank yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 7, 2020, 9:02 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.