LPS Mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan di Periode Agustus

LPS Mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan di Periode Agustus

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melakukan evaluasi terhadap Tingkat Bunga Penjaminan untuk simpanan dalam rupiah dan valuta asing (valas) di bank umum serta untuk simpanan dalam rupiah di Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Tingkat Bunga Penjaminan simpanan untuk periode 30 Juli 2020 sampai dengan 30 September 2020 tidak mengalami perubahan, masih sama saat LPS menurunkan Tingkat Bunga Penjaminan pada akhir Juli 2020.

Dengan demikian, maka Tingkat Bunga Penjaminan yang berlaku ssat ini rinciannya sebagai berikut:

Bank Umum

Bank Perkreditan Rakyat

Rupiah

Valas

Rupiah

5,25%

1,50%

7,75%


Tidak adanya perubahan pada Tingkat Bunga Penjaminan yang berlaku saat ini dipandang masih sejalan dengan perkembangan suku bunga pasar simpanan serta kondisi likuiditas yang relatif stabil sepanjang periode evaluasi.

Baca juga: LPS Kembali Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan Rupiah

Selanjutnya LPS akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kebijakan Tingkat Bunga Penjaminan serta terbuka melakukan penyesuaian sesuai perkembangan yang ada. LPS juga akan menyelaraskan kebijakan dengan lembaga dan instansi terkait seperti Bank Indonesia (BI).

Sesuai ketentuan, apabila suku bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpan melebihi Tingkat Bunga Penjaminan simpanan, maka simpanan nasabah dimaksud menjadi tidak dijamin.

LPS juga menghimbau agar bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat untuk memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai Tingkat Bunga Penjaminan simpanan yang berlaku dan maksimum nilai simpanan yang dijamin oleh LPS.

Baca juga: Kilas Balik Sejarah Pendirian LPS

Sejalan dengan tujuan untuk melindungi nasabah dan memperluas cakupan penjaminan, LPS menghimbau agar perbankan lebih memperhatikan ketentuan tingkat bunga penjaminan simpanan dalam rangka penghimpunan dana.

Dalam menjalankan usahanya, bank hendaknya memperhatikan kondisi likuiditas dan tetap mematuhi ketentuan pengelolaan likuiditas oleh Bank Indonesia, serta pengaturan dan pengawasan perbankan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Sebelumnya, pada 27 Juli 2020 dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK), Lembaga Penjamin Simpanan telah menetapkan penurunan Tingkat Bunga Penjaminan untuk simpanan rupiah di bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) masing-masing sebesar 25 bps, sementara untuk simpanan valuta asing di bank umum dipertahankan tetap.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Sept. 1, 2020, 8:45 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.