Layanan Syariah LinkAja Perkuat Ekosistem Digital Syariah Indonesia

Layanan Syariah LinkAja Perkuat Ekosistem Digital Syariah Indonesia

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia, Indeks Literasi Keuangan Syariah Nasional di Indonesia pada tahun 2019 baru mencapai 8,93 persen. Sedangkan Indeks Inklusi Keuangan Syariah Nasional pada tahun yang sama baru mencapai 9,1 persen.

Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah usaha bersama untuk mengembangkan dan meningkatkan ekosistem syariah agar dapat mempercepat peningkatan indeks literasi dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Baca juga: Ada Layanan Uang Elektronik Syariah di LinkAja

Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja menyadari bahwa bahwa penguatan dan peningkatan ekosistem syariah berbasis digital merupakan tanggung jawab bersama, sehingga sinergi berbagai pihak lintas sektor berperan penting.

LinkAja berharap ekosistem syariah akan semakin berkembang sehingga dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat di seluruh daerah Indonesia sehingga literasi masyarakat dan inklusi keuangan digital syariah akan meningkat dan mendorong pemulihan ekonomi nasional,” harapnya.


Untuk memperkuat ekosistem syariah, Layanan Syariah LinkAja melakukan penandatanganan kolaborasi dukungan implementasi uang elektronik Layanan Syariah LinkAja dengan delapan pihak yang antara lain Komite Nasional dan Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), (BAZNAZ), dan Badan Wakaf Indonesia (BWI)

Layanan Syariah LinkAja juga melakukan penandatanganan komitmen kolaborasi dengan beberapa Pemerintah Daerah (Pemda), bank syariah, lembaga zakat, organisasi Islam, perusahaan teknologi finansial, pesantren, dan marketplace untuk menjadi mitra pembayaran pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Link Aja Resmi Melayani Pembayaran Elektronik LRT Jakarta

Sementara itu, Direktur Eksekutif (Manajemen Eksekutif) KNEKS Ventje Rahardjo menerangkan, Layanan Syariah LinkAja merupakan perwujudan salah satu pilar MEKSI, yaitu penguatan ekonomi digital. KNEKS meyakini layanan pembayaran digital syariah ini akan mempercepat pertumbuhan rantai nilai halal dan keuangan syariah secara terintegrasi.

Diharapkan Layanan Syariah LinkAja dapat berkolaborasi dengan seluruh stakeholders di dalam ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.  Harapannya masyarakat, khususnya umat Islam, dapat terbantu melakukan transaksi digital yang sesuai prinsip syariah, terutama di masa pandemi ini.

Layanan Syariah LinkAja berkomitmen dalam memberikan edukasi berkelanjutan, salah satunya menghadirkan dan mengembangkan use case transaksi digital syariah dalam ekosistemnya. Jadi, tidak hanya berperan untuk pembayaran zakat, infak, sedekah dan wakaf, Layanan Syariah LinkAja juga menyentuh pemenuhan kebutuhan harian masyarakat yang ingin bertransaksi digital sesuai syariat Islam.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Aug. 26, 2020, 10:33 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.