Mengenal Investasi Sukuk Wakaf Lebih Dekat

Mengenal Investasi Sukuk Wakaf Lebih Dekat

Pada 10 Maret 2020, pemerintah untuk pertama kalinya telah menerbitkan Sukuk Wakaf atau Cash Wakaf Linked Sukuk (CWLS) dengan cara private placement dengan nilai nominal sebesar RpRp50.849.000.000. Sukuk Wakaf yang diterbitkan itu adalah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) seri SW001 dengan imbal hasil 6,15 persen dan tingkat imbalan per kupon sebesar fixed 5,00 persen per tahun.

Penerbitan Sukuk Wakaf tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk mendukung pengembangan investasi sosial dan pengembangan wakaf produktif di Indonesia. Melalui Sukuk Wakaf, pemerintah memfasilitasi para pewakaf uang baik yang bersifat temporer maupun permanen agar dapat menempatkan wakaf uangnya pada instrumen investasi yang aman dan produktif.

Baca juga: Masyarakat Kelas Menengah Harus Mulai Sadar Investasi

Apa itu Sukuk Wakaf?

Sukuk Wakaf adalah investasi dana wakaf uang pada sukuk negara yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan untuk pemberdayaan umat dan kegiatan sosial keagamaan. Cash Wakaf Linked Sukuk (CWLS) merupakan salah satu perwujudan program wakaf produktif dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) yang bekerja sama dengan Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia sebagai fasilitator.

Adapun tujuan dari penerbitan Sukuk Wakaf oleh pemerintah ini antara lain pengembangan dan invovasi di bidang keuangan dan investasi sosial Islam di Indonesia, memfasilitasi investasi wakaf uang pada instrumen keuangan yang aman, dan mendorong konsolidasi dana-dana sosial Islam untuk pembiayaan berbagai proyek dan program sosial kemasyarakatan.


Selain itu, Sukuk Wakaf juga punya tujuan lainnya seperti diversifikasi investor dan instrumen Surat Berharga Negara (SBN), Pengembangan pasar keuangan syariah khususnya industri wakaf uang, dan diversifikasi bisnis perbankan syariah melalui optimalisasi peran Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS PWU).

Keunggulan Sukuk Wakaf

Dalam investasi Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ini, ada enam keunggulan yang ditawarkan dari Sukuk Wakaf seperti dikutip dari laman DJPPR Kemenkeu.

1. Adanya fasilitas untuk pewakaf uang sehingga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif.

2. Penempatan wakaf uang dalam instrumen yang aman dan bebas risiko, yaitu sukuk negara.

Baca juga: Keluarga Perlu Investasi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

3. Dana akan kembali 100 persen untuk pewakaf uang sementara pada saat jatuh tempo SBSN.

4. Hasil investasi Sukuk Wakaf dimanfaatkan untuk pembentukan asset wakaf baru dan pembiayaan berbagai kegiatan sosial.

5. Calon wakif (pihak yang mewakafkan harta benda miliknya) dengan jumlah wakaf uang tertentu dapat mengusulkan proyek atau kegiatan sosial yang akan dilakukan atau dibiayai.

6. Badan Wakaf Indonesia (BWI) dikecualikan dari perpajakan sehingga imbal hasil investasi lebih kompetitif.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Aug. 13, 2020, 10:14 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.