LPS Kembali Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan Rupiah

LPS Kembali Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan Rupiah

Setelah Bank Indonesia menurunkan 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 4,00 persen pada 17 Juli 2020, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali melakukan penyesuaian dengan menurunkan Tingkat Bunga Penjaminan untuk Simpanan di bank umum dan bank perkreditan rakyat (BPR).

Keputusan penurunan Tingkat Bunga Penjaminan untuk Simpanan ini diambil melalui Rapat Dewan Komisioner (RDK). Dalam RDK itu menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan untuk Simpanan rupiah di bank umum dan perkreditan rakyat (BPR) turun sebesar 25 bps. Sementara untuk simpanan valuta asing di bank umum dipertahankan tetap.

Baca juga : BI 7 Day Reverse Repo Rate Kembali Turun Menjadi 4,00 persen

Tingkat bunga penjaminan tersebut berlaku sejak tanggal 30 Juli 2020 sampai dengan 30 September 2020. Dengan demikian, Tingkat Bunga Penjaminan untuk Simpanan yang ditetapkan LPS menjadi sebagai berikut:


Bank Umum

Bank Perkreditan Rakyat

Rupiah

Valas

Rupiah

5,25%

1,50%

7,75%


Kebijakan penurunan Tingkat Bunga Penjaminan untuk Simpanan ini dilakukan berdasarkan perkembangan terkini suku bunga pasar simpanan, kondisi likuiditas perbankan, kinerja beberapa indikator perekonomian serta dengan mempertimbangkan prospek stabilitas sistem keuangan.

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan utama Dewan Komisioner LPS dalam penetapan Tingkat Bunga Penjaminan periode Juli sampai dengan September 2020 adalah kondisi dan prospek likuiditas industri perbankan yang terpantau masih relatif stabil, meskipun beberapa faktor risiko makroekonomi perlu diwaspadai.

Baca juga: Lana Soelistianingsih Jadi Kepala Eksekutif LPS, Seperti Apa Sosoknya?

Ketua Dewan Komisioner Halim Alamsyah menjelaskan, salah satu pertimbangan evaluasi tingkat bunga penjaminan LPS ialah perkembangan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) yang masih terjaga di tengah adanya volatilitas pada kinerja pasar keuangan dan meningkatnya dampak negatif pandemi Covid-19 pada kinerja perekonomian.

Mencermati perkembangan arah suku bunga simpanan perbankan dan dinamika berbagai faktor ekonomi, stabilitas sistem keuangan, serta prospek kondisi likuiditas perbankan, LPS akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi serta terbuka untuk melakukan penyesuaian kembali terhadap kebijakan Tingkat Bunga Penjaminan untuk Simpanan.

Penyesuaian Tingkat Bunga Penjaminan tersebut ditujukan sepenuhnya untuk menjaga kepercayaan nasabah atau deposan kepada sistem perbankan. LPS meminta agar bank menyampaikan kepada nasabah penyimpan mengenai Tingkat Bunga Penjaminan untuk Simpanan yang berlaku. Apabila nasabah penyimpan menerima hasil bunga melebihi Tingkat Bunga Penjaminan LPS, maka simpanan nasabah tersebut menjadi tidak dijamin LPS.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Aug. 7, 2020, 8:19 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.