Kenali Cara Efektif dan Aman Mengelola Keuangan (Bagian Pertama)

Kenali Cara Efektif dan Aman Mengelola Keuangan (Bagian Pertama)

Tatanan kehidupan baru (new normal) memaksa semua orang untuk pandai mengelola keuangan. Apalagi saat ini ketidakpastian ekonomi menjadi hal yang harus diwaspadai. Menjaga keseimbangan keuangan antara pendapatan dan pengeluaran juga harus dijaga secara ketat.

Bagaimana cara menjaga kesimbangan tersebut? Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan. Bisa dengan mengubah kembali pola pengelolaan keuangan. Mengurangi pos pengeluaran yang tidak terlalu penting, lalu mengalihkannya ke pos produktif seperti investasi.

Kenapa investasi? Investasi merupakan sebuah konsep finansial yang bisa membantumu mencapai kestabilan finansial demi masa depan dan bahkan keuntungan. Tidak dipungkiri, sampai saat ini masih banyak orang menganggap investasi sebagai sesuatu yang rumit dan hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang bekerja di industri keuangan.

Baca juga: Cara Mengelola Keuangan Selama Pandemi Covid-19

Apakah benar? Tentu tidak. Semua orang pasti bisa berinvestasi tentunya dan bisa mencapai kestabilan serta independent dalam hal keuangan. Bagaimana cara memulainya? Yuk simak langkah dasar memulai investasi yang pasti bisa Anda coba.

1. Tentukan Tujuan Keuanganmu

Dalam pengelolaan keuangan, setiap hal yang dikerjakan tanpa perencanaan akan berakhir membuang-buang waktu. Misalnya, saat Anda berbelanja di supermarket tanpa daftar belanja, Anda tentu akan bingung barang apa yang harus dibeli terlebih dahulu dan biasanya justru membeli barang-barang yang impulsif.


Itulah gunanya perencanaan keuangan. Dengan perencanaan keuangan Anda akan memiliki tujuan dan prioritas yang dapat diukur sehingga tujuan keuangan bisa tercapai. Terdengar rumit? Tidak juga, Anda bisa menentukan tujuan keuangan Anda berdasarkan jangka waktu.

a. Tujuan Keuangan Jangka Pendek

Tujuan ini biasanya memiliki rentang waktu satu sampai dua tahun. Misalnya, kita berencana berlibur. Paling tidak, Anda harus mengatur pengeluaran atau menyisihkan sebagian pendapatan untuk memenuhi biaya berlibur sejak jauh-jauh hari.

b. Tujuan Keuangan Jangka Menengah

Tujuan keuangan jangka menengah memiliki rentang waktu antara dua hingga sepuluh tahun. Salah satu contohnya adalah mempersiapkan uang untuk membiayai pendidikan yang berkualitas untuk anak. Pilihan investasi untuk mencapai tujuan jangka menengah berada di instrumen yang berbeda dengan tujuan jangka pendek.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Penting Mengatur Keuangan

c. Tujuan Keuangan Jangka Panjang

Tujuan keuangan jangka panjang biasanya memiliki rentang waktu lebih dari sepuluh tahun. Risiko yang diambil bisa lebih besar karena Anda punya waktu yang panjang untuk mengantisipasi segala ketidakpastian. Contohnya adalah saat Anda mempersiapkan masa pensiun. Persiapan masa pensiun yang tepat harus dilakukan agar Anda tidak jadi beban anak cucu kelak. Selain itu, contoh tujuan keuangan jangka panjang adalah pendidikan.

Pertanyaannya, Bacaimana cara memulainya? Untuk mencapai itu, maka perlu memahami instrumen apa saja untuk menuju keuangan jangka panjang tersebut. Ada beberapa instrumen investasi yang menjadi pilihan. Simak penjelasannya di Kenali Cara Efektif dan Aman Mengelola Keuangan (Bagian Kedua).


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
July 27, 2020, 10:15 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.