Scan QRIS, Cara Aman dan Sehat Bertransaksi di Masa New Normal

Scan QRIS, Cara Aman dan Sehat Bertransaksi di Masa New Normal

Pandemi Covid-19 masih dalam situasi yang harus diwaspadai. Jumlah orang-orang yang postif bertambah setiap harinya. Penggunaan masker dalam aktivitas, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer menjadi hal yang wajib setiap orang saat ini.

Bukan hanya itu, di masa new normal ini setiap orang juga harus lebih berhati-hati dalam menyentuh sesuatu di tempat umum. Pasalnya, benda yang disentuh oleh banyak orang menjadi sarana penularan virus corona. Salah satu yang banyak dilakukan adalah aktivitas transaksi pembayaran seperti ATM, mesin pembayaran EDC, dan lainnya.

Oleh karena itu, pembayaran non-tunai yang meminimalisir sentuhan dengan orang atau benda di tempat umum menjadi alternatif yang bisa dipilih. Contohnya adalah pembayaran dengan menggunakan scan QR code yang sudah cukup familiar sebenarnya dilakukan.

Baca juga: QRIS Beri Kemudahan Penjual dan Pembeli Bertransaksi Digital

Pemerintah pun sejak Januari 2020 sudah memberlakukan standar dalam penggunaan QR code, yaitu Scan Quick Response Indonesian Standard (QRIS). Dengan adanya QRIS ini, QR code yang sebelumnya ada harus beralih menggunakan sistem QRIS. Bahkan, Bank Indonesia (BI) telah melarang sistem pembayaran berbasis QR code selain QRIS.

Pemberlakukan QRIS ini bukan hanya ditujukan untuk semua pihak baik masyarakat, pelaku bisnis, dan instansi pemerintah. Tujuannya, agar pihak-pihak tersebut terbiasa menggunakan sistem pembayaran non-tunai dalam aktivitas ekonomi mereka sehari-hari.


Pihak perbankan pun mendorong masyarakat untuk menggunakan sistem scan QRIS di masa pandemi ini. Pasalnya, metode pembayaran tanpa kontak fisik (nirsentuh) tersebut dapat menjadi solusi transaksi yang aman dan sehat untuk memenuhi kebutuhan perbankan nasabah saat ini.

Salah satunya adalah CIMB Niaga mendorong nasabah untuk bertransaksi menggunakan metode pembayaran Scan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) OCTO Mobile, khususnya dalam mengantisipasi sentuhan di masa new normal.

Baca juga: Virtual Payment, Tren Pembayaran di Era Digital

Dengan menggunakan metode pembayaran QRIS OCTO Mobile, nasabah CIMB Niaga tidak perlu memberikan kartu kredit atau kartu ATM ke kasir, tidak perlu memasukkan PIN ke electronic data capture (EDC), apalagi harus mengeluarkan uang tunai.

“Semuanya dapat dilakukan melalui handphone nasabah tanpa perlu bersentuhan dengan benda lain,” ujar Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Lani Darmawan. Hingga akhir Juni 2020, tersedia 273 ribu EDC CIMB Niaga, termasuk stiker QRIS yang dapat menerima transaksi pembayaran Scan QRIS OCTO Mobile.

Lani menambahkan, sejak 2019 CIMB Niaga telah mengimplementasikan QRIS pada QRIS CIMB Niaga yang kini tersedia di berbagai merchant mulai dari merchant besar, menengah, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), tempat ibadah, hingga lembaga sosial. Dengan penerapan QRIS, seluruh pengguna aplikasi uang elektronik bisa melakukan pembayaran di merchant-merchant yang menyediakan QRIS CIMB Niaga.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
July 23, 2020, 9:10 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.