Lindungi Anak dengan Memberi Jaminan Pendidikan

Lindungi Anak dengan Memberi Jaminan Pendidikan

Selamat Hari Anak Nasional. Perayaan ini dilakukan untuk merayakan hak-hak anak sebagai generasi penerus bangsa. Presiden Joko Widodo dalam Twitter resminya juga turut mengucapkan perayaan Hari Anak Nasional yang selalu diperingati setiap tanggal 23 Juli.

“Lebih 70 juta anak Indonesia merasakan dampak pandemi Covid-19. Mereka tak bebas bermain bersama kawan sebaya, dan sebagian harus belajar dari rumah. Mereka harus terlindungi. Di pundak anak-anak ini, terpanggul harapan akan Indonesia maju. Selamat Hari Anak Nasional 2020,” tulis Jokowi.

Baca juga: 6 Kesalahan dalam Merencanakan Dana Pendidikan Anak

Peringatan Hari Anak Nasional juga dapat dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak.

Bentuknya bisa dengan memenuhi hak-hak anak. Salah satunya dengan memberi jaminan pendidikan biaya pendidikan anak untuk masa depan mereka. Pendidikan yang bisa membentuk anak menjadi sosok yang cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta Tanah Air.


Selain pemerintah, orangtua punya peran yang sangat besar dalam memberi jaminan biaya pendidikan anak. Sebagai orangtua wajib untuk menyiapkan biaya pendidikan anak. Pasalnya, saat ini pendidikan memiliki nilai ekonomi yang mahal, mulai dari TK sampai universitas. Bahkan setiap tahun, biaya pendidikan anak terus naik

Banyak perencana keuangan memberi masukan bahwa biaya pendidikan dapat “menjadi” murah apabila disiapkan sejak jauh hari. Masalah terbesarnya adalah banyak orangtua menunda mempersiapkan biaya pendidikan. Semakin tertunda akan berimbas pada semakin beratnya mengumpulkan biaya pendidikan di tahun selanjutnya.

Baca juga: Jenis-Jenis Sumber Biaya Pendidikan Anak

Langkah terbaik adalah mempersiapkan biaya pendidikan anak sedini mungkin. Mulailah dengan membuat postur anggaran dalam pengelolaan keuangan keluarga. Kemudian, dana yang terkumpul tersebut dialokasikan ke dalam beberapa instrumen jaminan biaya pendidikan. Apa saja instrumen tersebut?

Tabungan Pendidikan

Produk tabungan pendidikan ini banyak ditawarkan perbankan. Sesuai namanya, produk perbankan ini pada prinsipnya sama dengan menabung. Setiap orangtua dapat dengan mudah membuka rekening tabungan pendidikan di bank. Selanjutnya, secara rutin menyimpan uang guna mendapat tambahan bunga sesuai dengan suku bunga tabungan yang berlaku di bank.


Deposito Pendidikan

Deposito pendidikan sebenarnya hampir sama dengan menabung yang caranya dengan menyimpan uang di bank. Bedanya dengan tabungan pendidikan adalah bunga yang diberikan oleh deposito lebih besar dibanding tabungan pendidikan. Deposito bisa menjadi alternatif mengumpulkan biaya pendidikan anak dalam jangka waktu dekat.

Asuransi Pendidikan

Asuransi pendidikan pada umumnya memiliki dua fungsi yakni investasi dan proteksi. Fungsi investasi bertujuan mengumpulkan biaya pendidikan anak di masa mendatang. Sementara, fungsi proteksi untuk memberikan perlindungan ataupun jaminan biaya bagi anak apabila mengalami masalah kesehatan.

Baca juga: Pilih Deposito atau Tabungan untuk Dana Pendidikan Anak?

Asuransi pendidikan memberikan jaminan tersedianya biaya pendidikan bagi anak apabila orangtua atau pihak yang menanggung biaya asuransinya meninggal dunia. Biaya pendidikan yang di-cover dalam asuransi ini mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Jadi, setidaknya ada tiga pilihan besar yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk menyiapkan biaya pendidikan anak. Dengan menyiapkan dana pendidikan secara matang, artinya orangtua sudah menjalankan sebagian tugasnya yaitu melindungi buah hati dengan memberi jaminan pendidikan anak.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
July 23, 2020, 12:51 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.