Tiga Strategi Allianz Menghadapi Krisis Saat Pandemi

Tiga Strategi Allianz Menghadapi Krisis Saat Pandemi

Pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi banyak sektor bisnis, termasuk dalam industri asuransi. Perusahaan asuransi dituntut untuk menjawab tantangan perubahan yang terjadi secara signifikan akibat dari pandemi saat ini.

Tantangan itu bukan hanya dari sisi produk asuransi saja, tetapi juga di sisi internal perusahaan. Untuk itu, Allianz Indonesia menempatkan kepedulian dan inovasi sebagai prioritas utamanya. “Allianz Indonesia akan selalu memastikan prioritas dan perhatian bagi para karyawan, nasabah dan mitra bisnis,” kata Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia Joos Louwerier.

Baca juga: Nielsen: 23 Persen Masyarakat Indonesia Khawatir Akan Kesehatan

Ada tiga langkah utama yang diambil oleh Allianz Indonesia dalam menghadapi situasi krisis saat ini. Pertama, memastikan keamanan dan kesehatan para karyawan Allianz. Kedua, memastikan pelayanan yang terbaik bagi nasabah dan mitra bisnis. Ketiga adalah tetap melakukan akselerasi untuk mencapai tujuan perusahaan.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, Allianz Indonesia berfokus untuk meningkatkan keterikatan dan keterlibatan karyawan sehingga komit melakukan yang terbaik dalam setiap pekerjaannya, melakukan inovasi dalam pelayanan secara digital dan mengembangkan peluang bisnis baru.

Baca juga: Allianz Eazy Cover, Proteksi Asuransi dari Rumah Saja

Joos menerangkan, situasi pandemi mendisrupsi tatanan yang ada saat ini. Sebagai contoh, terdapat kenaikan trend untuk konsultasi kesehatan dan pembelian produk secara online, termasuk untuk produk asuransi. Jika sebelumnya membutuhkan pertemuan tatap muka secara fisik saat ini dapat dikonversi melalui interaksi digital tanpa mengurangi kualitas dan transparansi.


Digitalisasi itu terlihat dari adanya Allianz eAZy Connect untuk memfasilitasi para nasabah dan mitra bisnis dalam berinteraksi dengan Allianz. Selain itu, Allianz Indonesia juga memberikan layanan tambahan bagi para nasabah seperti konsultasi medis jarak jauh secara gratis melalui aplikasi Halodoc. Inovasi digital Allianz juga memfasilitasi masyarakat untuk dapat membeli proteksi asuransi tanpa perlu keluar rumah melalui Allianz eAZy Cover.

“Saat kita menerapkan trend baru tersebut ke dalam kegiatan keseharian kita, proses simplifikasi dan digitalisasi sangat berperan penting. Allianz Indonesia akan terus berinvestasi pada infrastruktur digital supaya dapat memberikan pengalaman terbaik bagi para nasabah dan mitra bisnis. Kami akan selalu memberikan solusi yang inovatif dan pengalaman yang mengesankan,” jelas Joos.

Baca juga: Mau Ambil Asuransi? Kenali Dulu Istilah-istilah dalam Asuransi

Selama masa PSBB, waktu yang dibutuhkan di depan layar komputer dan gawai mengalami kenaikan. Allianz melihat dan merespons hal tersebut dengan mengembangkan solusi pemasaran alternatif berupa telemarketing. Sejak diresmikan pada bulan Februari, jalur pemasaran ini telah memberikan hasil yang sangat baik.

“Reaksi berantai dari adanya wabah Covid-19 ini turut mempengaruhi kondisi kesehatan sebagian besar masyarakat. Sebagai perusahaan asuransi, kami melihat ini sebagai sebuah momen yang tepat di mana proteksi asuransi dapat menjadi pelindung bagi semua,” ucap Joos.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
July 20, 2020, 12:15 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.