Permintaan Pasar Meningkat, Polygon Rilis Seri Sepeda Lipat Terbaru

Permintaan Pasar Meningkat, Polygon Rilis Seri Sepeda Lipat Terbaru

Jika berbicara mengenai sepeda, Anda pasti masih ingat sekitar satu dekade lalu. Kala itu, bersepeda pernah booming melalui tren fixie. Kala itu, hampir di setiap jalan sepeda fixie berseliweran. Sepeda yang menggunakan kerangka (frame) sepeda balap ini membuka peluang bisnis dunia sepeda. Harga frame sepeda balap melonjak tajam karena banyak diburu masyarakat.

Di tahun ini, tren bersepeda kembali muncul. Tren ini mulai muncul di kala pandemi, di mana keinginan masyarakat untuk beraktivitas dan berolahraga di luar ruangan perlahan meningkat setelah penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di sejumlah daerah mulai dilonggarkan.

Baca juga : Fakta Sepeda Brompton, Fashion Bike dengan Harga Selangit

Namun berbeda dengan 10 tahun lalu, saat ini sepeda lipat atau folding bike yang memikat para pesepeda Tanah Air. Sama seperti booming fixie, tren sepeda lipat ini turut memicu lonjakan permintaan sepeda di Tanah Air.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Persepedaan Indonesia (AIPI), penjualan sepeda di beberapa e-commerce meningkat cukup signifikan. Angkanya bisa mencapai 40-156 persen selama periode Maret hingga Juni 2020. Lonjakan demand hampir merata di berbagai jenis sepeda, termasuk seri sepeda lipat.

Fenomena ini muncul bukan hanya dari antusiasme komunitas sepeda. Sosial media pun ikut ramai dengan postingan bersepeda, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri. Bersepeda benar-benar menjadi tren saat ini.

Baca juga : Bukan Brompton, Ini Sepeda Sultan Seharga Rp271 Juta

Head of Global Marcomm Polygon Bikes Indonesia Devina Susilo mengakui, tren bersepeda mulai terasa setelah Lebaran. Permintaan sepeda dari kota-kota besar seperti Jakarta, terutama untuk seri sepeda lipat terus meningkat.


Peluang ini seakan tidak disia-siakan oleh Polygon dengan merilis dua tipe sepeda lipat seri Polygon Urbano, yaitu Urbano 3 dan Urbano 5. “Urbano, seri sepeda lipat utama kami menjadi salah satu varian yang dirilis untuk melengkapi dan memenuhi kebutuhan gaya hidup bersepeda para pemula dan antusias sepeda Tanah Air,” kata Devina.

Seri Urbano hadir dengan desain dan varian warna terbaru, cocok untuk pesepeda yang ingin menjelajahi kota dengan nyaman dan posisi berkendara yang lebih tegak. Sepeda lipat seri terbaru ini hadir untuk mengakomodir kebutuhan pesepeda urban, yang menginginkan kepraktisan dalam penggunaan sepeda.

Baca juga : Tergoda Beli Sepeda, Ini 5 Tips Memilih Sepeda untuk Pemula

Diakui Devina, tren sepeda lipat merupakan salah satu era baru dalam bersepeda; saat ini banyak calon pesepeda urban yang mementingkan fleksibilitas dan kepraktisan. Tidak hanya sebagai sarana transportasi substitusi kendaraan umum.

“Hadirnya Urbano akan memudahkan setiap orang untuk dengan ringkas membawa sepeda mereka kemana pun. Mulai dari memasukan sepeda lipat ke dalam bagasi mobil, dibawa naik bis, naik kereta api, hingga MRT pun tidak jadi masalah,” ungkapnya.

Dengan sistem lipat yang mudah, semua orang bisa dengan mudah untuk berkomuniting dan membawa sepeda kemana pun untuk menunjang aktivitas harian mereka tanpa harus mengayuh sepeda jauh-jauh dari rumah. Secara harga, Polygon Urbano sendiri ditawarkan dengan harga Rp4 jutaan dan ini bisa menjadi angin segar bagi para pecinta sepeda, khususnya sepeda lipat.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
July 13, 2020, 11:59 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.