Mau Ambil Asuransi? Kenali Dulu Istilah-istilah dalam Asuransi

Mau Ambil Asuransi? Kenali Dulu Istilah-istilah dalam Asuransi

Asuransi menjadi salah satu bagian penting apabila Anda ingin memiliki keuangan yang sehat. Dengan memiliki asuransi, Anda dapat mengelola risiko finansial apabila sewaktu-waktu terjadi masalah seperti kesehatan atau jiwa. Lewat asuransi, semua kebutuhan finansial terkait kesehatan dan jiwa tersebut bisa terlindungi.

Namun tidak sedikit pula yang belum memahami istilah-istilah dalam asuransi. Ada banyak istilah yang harus dimengerti agar dalam berasuransi Anda bisa merasa nyaman. Berikut ini ada enam istilah penting dalam asuransi yang wajib Anda ketahui. Apa saja itu? Simak penjelasannya seperti yang dirangkum duitologi.com.

1. Polis Asuransi

Polis asuransi adalah kontrak perjanjian kerja sama yang tertulis dan berkekuatan hukum antara perusahaan penyedia asuransi dengan pemegang polis. Dalam hal ini, perusahaan asuransi bersedia menanggung risiko yang dimiliki tertanggung dalam jangka waktu tertentu sesuai perjanjian. Adapun pemegang polis berkewajiban membayar sejumlah premi sebagai biaya pengalihan risiko.

Baca juga : Mana yang Didahulukan, Asuransi Kesehatan atau Asuransi Jiwa?

2. Premi Asuransi

Premi asuransi adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan setiap bulannya sebagai kewajiban dari tertanggung atas keikutsertaannya di asuransi. Besarnya premi atas keikutsertaan di asuransi yang harus dibayarkan telah ditetapkan oleh perusahaan asuransi dengan memperhatikan keadaan-keadaan dari tertanggung.

3. Klaim Asuransi

Klaim asuransi adalah sebuah permintaan resmi kepada perusahaan asuransi, untuk meminta pembayaran berdasarkan ketentuan polis asuransi. Klaim asuransi yang diajukan akan ditinjau oleh perusahaan untuk validitasnya dan kemudian dibayarkan kepada pihak tertanggung setelah disetujui. Misalnya, ketika Tertanggung sakit dan dirawat di rumah sakit, maka si Tertanggung itu sebagai pemilik polis asuransi berhak melakukan klaim biaya perawatan, sesuai dengan perjanjian di awal.


4. Uang Pertanggungan

Istilah ini merujuk pada sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh perusahaan asuransi apabila terjadi klaim dari pemegang polis atas risiko yang telah dijaminkan dalam program asuransi. Sebagai gambaran, jika Anda membeli produk asuransi dengan tertanggung diri sendiri.

Asuransi yang Anda beli tersebut memiliki uang pertanggungan Rp2 miliar. Ketika suatu saat Anda meninggal dunia, maka perusahaan asuransi akan mencairkan uang pertanggungan sejumlah Rp2 miliar dan memberikan pada penerima manfaat yang telah Anda tunjuk sesuai tertulis dalam polis.

5. Risiko

Risiko adalah hal yang selalu dihadapi oleh manusia dan bersifat tidak menentu (unpredictable). Asuransi memandang risiko sebagai suatu ketidakpastian (uncertainty). Jika Anda tidak memahami isi polis, segeralah menghubungi agen asuransi untuk melakukan klarifikasi. Setidaknya, Anda tidak hanya mengetahui manfaat asuransi, tapi juga memahami klausal dalam polis yang dimiliki agar Anda nyaman dalam merencanakan masa depan.

Baca juga : Ini 3 Jenis Asuransi yang Wajib Dimiliki Setiap Keluarga

6. Manfaat Tambahan (Rider)

Rider merupakan manfaat tambahan asuransi yang bisa Anda sertakan pada program asuransi dasar. Rider dirancang untuk memberikan tambahan proteksi dengan biaya lebih murah. Penambahan manfaat tambahan mempengaruhi pula besar premi yang harus Anda bayarkan selaku pemegang polis. Semakin banyak rider yang diambil, biasanya semakin mahal pula premi yang harus Anda bayarkan.

Sebenarnya masih banyak lagi istilah yang perlu Anda pahami dalam berasuransi. Namun, enam istilah ini adalah dasar pengetahuan yang harus Anda pahami. Selebihnya, Anda bisa menanyakan kepada agen asuransi yang Anda pilih.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
July 8, 2020, 11:05 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.