5 Investasi yang Cocok untuk Anak Muda

5 Investasi yang Cocok untuk Anak Muda

Investasi merupakan penanaman uang atau modal pada suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan. Secara umum investasi dapat diartikan sebagai meluangkan, memanfaatkan waktu, uang atau tenaga demi keuntungan atau manfaat pada masa datang. Jadi, dapat dikatakan investasi merupakan membeli sesuatu dan diharapkan pada masa yang akan datang dapat dijual kembali dengan nilai yang lebih tinggi dari semula.

Banyak pertanyaan, kapan sebaiknya memulai investasi? Semakin cepat semakin baik. Artinya, memulai investasi di usai muda akan lebih baik sehingga ketika masuk ke usia pensiun, uang hasil investasi bisa dinikmati untuk memenuhi kebutuhan masa tua.

Lalu, instrumen investasi apa yang cocok untuk anak muda? Ada banyak instrumen yang bisa dipilih. Sebut saja saham, obligasi, reksa dana, atau investasi emas. Berikut penjelasan investasi untuk anak muda yang dirangkum oleh duitologi.com.

Baca juga : Mau Berinvestasi? Ini Lima Pilihan Investasi Jangka Panjang untuk Masa Depan

1. Investasi Saham

Investasi saham menawarkan risiko tinggi, namun keuntungan yang ditawarkan juga tinggi. Berinvestasi lewat instrumen saham secara tidak langsung menjadikan Anda “pemilik” dari badan usaha yang Anda beli sahamnya.

Dengan ini, Anda akan mendapatkan dua jenis keuntungan, yaitu capital gain (keuntungan yang didapat pemegang saham saat melepaskan sahamnya ke pasar) dan dividen (pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan pada pemegang saham setelah mencapai jangka waktu tertentu), serta berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham.


2. Obligasi

Obligasi secara sederhana bisa dipahami sebagai surat perjanjian hutang yang dikeluarkan oleh pihak pertama (pihak yang mengeluarkan obligasi) kepada pihak kedua (pihak pemegang obligasi) untuk memanfaatkan dana pihak kedua dan mengembalikannya beserta bunga pada jangka waktu yang telah disepakati.

Keuntungan dari investasi ini tidak jauh berbeda dengan keuntungan saat kamu meminjamkan uang pada temanmu dengan menerapkan sistem bunga. Di skema investasi obligasi, keuntungan disebut dengan yield. Yield dihitung dengan cara membagi tingkat suku bunga dengan harga nominal obligasi.

3. Reksa Dana

Instrumen investasi reksa dana adalah skema investasi yang bertujuan menghimpun dana dari pemilik modal, untuk kemudian disalurkan ke berbagai instrumen investasi di pasar modal. Instrumen investasi reksa dana sangat cocok untuk investor pemula yang modalnya kecil dan masih belum bisa menghitung risiko investasinya sendiri.

Baca juga : Keluarga Perlu Investasi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

4. Investasi Emas

Emas adalah instrumen investasi yang nilainya relatif stabil dari waktu ke waktu, membeli emas pun bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Investasi emas yang menjamur di Indonesia belakangan ini adalah investasi emas batangan.

5. Forex Trader

Forex atau foreign exchange (nilai tukar mata uang asing) adalah salah satu cara lain yang bisa Anda jadikan alternatif metode investasi. Lewat cara ini, Anda akan bermain di pasar modal dengan menukarkan uang dengan mata uang asing yang punya margin keuntungan paling tinggi.

Nah, sekarang sudah tahu investasi apa yang cocok untuk Anda mulai. Ingat, pelajari dahulu karakter dan cara kerja dari investasi yang Anda pilih. Jikalau perlu, bertanyalah kepada orang-orang yang sudah melakukan investasi.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
July 8, 2020, 9:02 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.