Kenapa Harga Emas di Pegadaian Lebih Mahal Dibanding Antam?

Kenapa Harga Emas di Pegadaian Lebih Mahal Dibanding Antam?

Dalam investasi emas batangan dikenal dua jenis, yakni emas Pegadaian dan emas Antam. Bila dilihat dari sisi harga, ada perbedaan harga di antara keduanya. Emas Pegadaian cenderung lebih mahal dibandingkan emas Antam. Inilah yang menjadi pertanyaan banyak orang, kenapa ada perbedaan harga? Padahal emas yang dijual sama, yaitu emas Antam.

Ada ilustrasi sederhana untuk menjawab pertanyaan itu. Perbedaan harga emas Pegadaian dan emas Antam diibaratkan perbedaan harga mobil di dealer A dan dealer B dengan merek mobil yang sama. Namun, kesamaan dari keduanya adalah baik harga emas Pegadaian dan emas Antam trennya terus naik.

Baca juga : Investasi Emas Modal Ringan Aman dan Mudah Dicairkan

Berdasarkan data harga-emas.org, harga emas per 1 Juli 2020 berada pada posisi Rp919.000 untuk emas Antam dan Rp935.000 untuk emas Pegadaian. Harga emas keduanya akan berubah setiap hari. Namun memang, harga jual emas Antam lebih rendah dibandingkan emas Pegadaian.

Ada beberapa alasan mengapa emas Pegadaian lebih mahal. Emas yang dijual Pegadaian memang berasal dari Antam. Oleh karena emas yang diambil dari Antam, maka akan ada margin harga dan itulah keuntungan yang diambil oleh Pegadaian.

Baca juga : Apa itu Pasar Fisik Emas Digital?

Kenapa emas Pegadaian tetap diminati? Pegadaian punya program yang sangat menarik untuk memiliki emas batangan. Salah satunya program Tabungan Emas Pegadaian. Program ini adalah layanan penitipan saldo emas yang memudahkan masyarakat untuk berinvestasi emas. Produk Tabungan Emas Pegadaian memungkinkan nasabah melakukan investasi emas secara mudah, murah, aman dan terpercaya.


Bahkan saat ini, ada Tabungan Emas di Pegadaian Digital yang mempermudah nasabah bila ingin membuka rekening, membeli, menjual, transfer, gadai, atau mencetak Tabungan Emas-nya melalui ponselnya. Dengan Tabungan Emas di aplikasi Pegadaian Digital, semua jadi lebih praktis karena tidak harus pergi ke outlet Pegadaian untuk melakukan transaksi.

Kemudian, membeli emas di Pegadaian relatif sepi antrean dibandingkan di Antam. Kalau beli emas di Antam, risikonya adalah siap antre dan harus beli secara tunai. Bahkan bukan mustahil Anda tidak jadi membeli emas karena kuota sudah habis. Antam memang biasanya menerapkan kuota emas yang bisa dibeli tiap hari untuk mengantisipasi membeludaknya peminat.

Baca juga : Panik Virus Corona, Tren Harga Emas Terus Melambung

Alasan lainnya adalah gerai Pegadaian banyak tersebar di seluruh Indonesia. Membeli emas menjadi lebih mudah karena ada 4.123 outlet dan 9.673 agen Pegadaian (data Pegadaian akhir 2019). Kemudian, karena emas yang dijual Pegadaian adalah emas Antam, maka sertifikat emas Pegadaian sama dengan Antam.

Sebetulnya, membeli emas di Pegadaian dan di Antam tidak berbeda, sangat mudah. Namun yang membedakan membeli emas melalui Tabungan Emas di Pegadaian adalah adanya biaya administrasi saat membuka rekening sebesar Rp10.000 di outlet Pegadaian atau agen Pegadaian. Namun, bila membuka rekening Tabungan Emas melalui Pegadaian Digital tidak ada biaya administrasi.

Baca juga : Mau Berinvestasi? Ini Lima Pilihan Investasi Jangka Panjang untuk Masa Depan

Satu hal yang harus diingat dan diperhatikan adalah kelengkapan surat-surat saat membeli emas di Pegadaian. Mintalah sertifikat dan kuitansi pembelian penting sebagai pengukuh keaslian dan kevalidan emas. Bila kelak emas mau dijual, kedua berkas itu harus ada agar bisa meyakinkan penjual.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
July 2, 2020, 9:02 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.