Triwulan I 2020, Pertumbuhan Industri Asuransi Umum Naik Tipis

Triwulan I 2020, Pertumbuhan Industri Asuransi Umum Naik Tipis

Triwulan I 2020 memang menjadi masa yang berat bagi semua sektor perekonomian, termasuk industri asuransi umum. Pada periode ini, pertumbuhan industri asuransi umum naik tipis saja sekitar 0,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Di tahun ini, premi bruto asuransi umum triwulan I 2020 tercatat sebesar Rp19.8 triliun dan pada tahun lalu mencapai Rp19.7 triliun.

Beberapa lini usaha dari asuransi umum masih tumbuh positif dan sebagian lagi justru negatif. Lini usaha yang tumbuh negatif di kuartal ini antara lain asuransi properti, asuransi marine cargo, asuransi kredit, dan asuransi surety.

Baca juga : Industri Asuransi Tumbuh Positif Sepanjang 2019

Sementara dari sisi Klaim Bruto pada triwulan I 2020 tercatat sebesar Rp8.8 triliun atau meningkat sebesar 4,7 persen dibandingkan triwulan I 2019 yang tercatat sebesar Rp8.4 triliun. Penurunan klaim hanya terjadi pada lini usaha asuransi energi, asuransi surety dan asuransi aneka, sedangkan sisanya mencatatkan peningkatan klaim pada triwulan I 2020.

Pangsa pasar terbesar masih didominasi oleh lini bisnis kendaraan bermotor dan harta benda dengan proporsi sebesar 47,4 persen. Proporsi itu turun sebesar 0,2 persen dibanding  triwulan I tahun lalu. Penurunan terjadi di pangsa pasar asuransi harta benda. Posisi ketiga dicapai oleh lini bisnis asuransi kredit dengan proporsi sebesar 13,6 persen.


Asuransi harta benda tercatat mengalami pertumbuhan negatif sebesar minus 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Didukung oleh pertumbuhan supply dan demand property komersial yang cenderung menurun hingga triwulan I 2020.

Sementara itu, asuransi kendaraan bermotor mengalami pertumbuhan sebesar 4,9 persen di triwulan I 2020 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini kemungkinan besar disebabkan oleh masih ada pembelian kendaraan dan asuransi kendaraan terutama kendaraan bekas pada triwulan I 2020, di mana dampak pandemik belum terlalu berpengaruh.

Baca juga : 5 Jenis Perusahaan Asuransi di Indonesia, Apa Saja?

Data penjualan kendaraan bermotor (baru) triwulan I menunjukkan pertumbuhan negatif, roda dua sebesar minus 6,5 persen dan roda 4 sebesar minus 15,6 persen. Di posisi ketiga ada asuransi kredit yang mengalami pertumbuhan negatif dibanding tahun lalu, sebesar minus 15,5 persen. Seiring dengan pertumbuhan kredit baru perjenis kredit maupun per jenis kredit konsumsi yang terus menurun.

Sementara, premi Reasuransi Umum triwulan I tahun 2020 tercatat sebesar Rp5,9 triliun dan tumbuh sebesar 46,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp4,07 triliun. Dari sisi klaim, tercatat sebesar Rp2,1 triliun di triwulan I 2020 atau meningkat sebesar 68,9 persen dibanding dengan periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp1,2 triliun.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
June 24, 2020, 9:24 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.