Belajar Mengatur Duit Ala Ibu-Ibu Zaman Dahulu

Belajar Mengatur Duit Ala Ibu-Ibu Zaman Dahulu

Pernahkah Anda bertanya kepada tentang bagaimana cara nenek atau ibu Anda mengatur keuangan? Bagaimana cara mereka mengatur duit untuk membayar uang sekolah, memberi jajan, dan memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Bahkan, bagaimana pula cara mereka hingga mampu mempunyai koleksi perhiasan, tanah, atau bahkan rumah untuk diwariskan? Apakah sama caranya dahulu dengan sekarang?

Pasti membingungkan. Padahal kala itu hanya ayah atau kakek Anda yang bekerja. Namun, mereka bisa mencukupi semua kebutuhan itu. Jika tidak bertanya langsung kepada mereka, Anda tidak akan tahu secara detail bagaimana semua itu dilakukan.

Baca juga : Bagaimana Mengatur Keuangan di Era New Normal?

Lalu bagaimana para nenek atau ibu pada zaman dahulu mampu mengalokasikan uang dengan efektif dan benar? Anda bisa mendapat sedikit gambaran bagaimana caranya nenek atau ibu Anda mengelola keuangan mereka.

1. Membuat Anggaran untuk Semua Kebutuhan

Tidak secanggih sekarang, di mana banyak sekali tools yang bisa membantu Anda dalam mengelola keuangan. Cara yang banyak dilakukan oleh orang-orang tua zaman dahulu adalah memisahkan uang yang didapatkan dari gaji bulanan ke dalam amplop. Uang yang dimasukkan ke dalam amplop itu jumlahnya berbeda-beda sesuai pos pengeluarannya.

Baca juga : UMP Sudah Naik, Bagaimana Mengatur Keuangan Agar tidak Tekor?

Anda tentu  tidak perlu seperti itu. Namun, Anda bisa memegang prinsip pengelolaan keuangan. Anda harus membuat anggaran untuk semua kebutuhan selama sebulan. Buatlah sedetail mungkin mulai dari kebutuhan makan, transportasi, tabungan, cicilan, dan dana darurat. Terpenting adalah Anda harus disiplin dalam menjalankan porsi anggaran yang telah dibuat.


2. Mengambilah Uang Seperlunya

Mungkin zaman dahulu nenek atau ibu Anda tidak begitu familiar dengan bank. Uang mereka lebih banyak disimpan di dalam lemari atau di bawah bantal. Namun, itulah caranya orang zaman dahulu, tentunya berbeda dengan saat ini.

Baca juga : 4 Alasan Utama Mengapa Susah Mengatur Keuangan Selagi Muda

Nenek atau ibu Anda pada zaman dahulu selalu menggunakan uang secara bijak. Mengambil dan membawa uang seperlunya untuk membeli sesuatu seperti berbelanja ke pasar. Kuncinya adalah bawa uang sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu, Anda bisa mengatur pengeluaran dari seberapa besar uang yang ditarik.

3. Investasi Emas Perhiasan

Banyak hal baik yang bisa ditiru dari nenek atau ibu Anda. Salah satunya cara mereka berinvestasi dengan membeli emas perhiasan. Kaum perempuan zaman dahulu memang lebih menyukai emas perhiasan dan menyimpannya. Selain bisa dipakai, salah satu alasan membeli emas perhiasan adalah bisa dijual cepat kalau dibutuhkan.

Baca juga : 8 Cara Mengelola Keuangan dan Investasi ala Warren Buffett

Berbeda dengan kondisi sekarang, ada banyak pilihan investasi seperti deposito, reksa dana, dan saham. Dalam investasi emas saja, Anda bisa mengambil jenis emas batangan yang nilainya relatif stabil dibandingkan dengan emas perhiasan.

4. Berpikirlah Matang dalam Mengambil Keputusan Finansial

Orang tua zaman dahulu selalu berpikir panjang sebelum membeli sesuatu. Bahkan tidak segan karena petimbangan itu akhirnya jadi batal membeli barang. Namun, cara itu sebenarnya ada baiknya. Kenapa, cara itu akan melatih seseorang untuk bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Cara itu juga akan membantu Anda untuk mengenali emosi seperti harapan atau ketakutan atas keputusan yang Anda ambil tersebut.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
June 4, 2020, 8:06 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.