6 Prioritas Keuangan bagi Single Parent

6 Prioritas Keuangan bagi Single Parent

Seperti halnya keluarga lain yang masih lengkap, single parent juga butuh rencana keuangan yang matang untuk menopang kehidupan keluarga supaya tetap jalan. Menjadi single parent bukan merupakan pilihan, tapi takdir yang harus dijalani.

Bisa dibayangkan bagaimana tugas ayah atau ibu kemudian disatukan dalam seorang single parent. Sebagai seorang single parent, Anda akan dihadapkan dengan keputusan-keputusan finansial yang terkadang menjebak.

Baca juga : Hidup dengan Gaji Bulanan, Cukupkah?

Untuk itu, sebagai single parent harus memiliki skala prioritas keuangan. Manakah yang harus Anda prioritaskan dan manakah yang bisa Anda tunda? Simak beberapa tips prioritas keuangan single parent berikut.

1. Kebutuhan Rutin

Yang paling utama adalah membayar kebutuhan rutin terlebih dahulu. Jangan pernah lupa untuk menyisihkan penghasilan untuk membayar listrik, membayar cicilan KPR atau sewa rumah, karena inilah pos pengeluaran yang memastikan Anda dapat dapat bertahan hidup dalam jangka pendek.

2. Asuransi Jiwa

Andalah satu-satunya tempat bergantung yang dimiliki oleh anak-anak Anda. Apa yang akan terjadi pada anak-anak Anda jika tiba-tiba terjadi sesuatu kepada Anda? Oleh karena itu, asuransi jiwa wajib Anda miliki sebagai proteksi bagi anak-anak Anda.


3. Dana Darurat

Sisihkan sebagian penghasilan Anda setiap bulan untuk dana darurat, yang akan Anda butuhkan ketika ada anggota keluarga yang sakit, atau ketika Anda mengalami hal yang tidak diinginkan semisal terkena PHK dari tempat kerja. Berapa besaran dana darurat yang ideal? Jika Anda memiliki 1 anak, dana darurat seharusnya 9 kali pengeluaran bulanan, sedangkan jika anak Anda lebih dari dua, sebaiknya Anda menyisihkan 12 kali pengeluaran bulanan sebagai dana darurat.

4. Dana Pensiun

Bagaimana pun juga, Anda harus memikirkan tentang masa depan Anda. Bagaimana jika Anda sudah memasuki masa pensiun dan tidak lagi memiliki penghasilan rutin? Sisihkan sedikit dari penghasilan bulanan Anda untuk ini. Ingat, dana pensiun dari perusahaan belum tentu cukup untuk memenuhi kebutuhan dana pensiun Anda. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai produk dana pensiun yang paling cocok untuk Anda, simak di sini.

Baca juga : 7 Kebutuhan yang Wajib Ada dalam Perencanaan Keuangan

5. Asuransi Kesehatan

Jika telah memiliki asuransi kesehatan dari kantor, Anda dapat menaruh asuransi kesehatan ini diprioritas ke-5. Namun, jika perusahaan tidak memiliki asuransi kesehatan yang memadai, ada baiknya Anda memprioritaskan asuransi kesehatan di atas dana darurat.

6. Tabungan Kuliah

Hal ini mungkin agak mengejutkan, jika Anda memiliki masalah keuangan dan harus memilih antara masa depan Anda dan biaya kuliah anak. Tidak ada pilihan karena keduanya sama pentingnya. Saat ini telah tabungan, investasi atau asuransi pendidikan yang ditawarkan. Pilih salah satu sesuai dengan kemampuan keuangan. Selain itu, banyak juga institusi yang memberikan beasiswa kepada anak-anak berprestasi dan Anda harus mulai memberikan dorongan kepada anak untuk mendapatkan beasiswa.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
May 27, 2020, 10:28 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.