Gagal Mudik Lebaran, Gunakan Dananya Secara Bijak

Gagal Mudik Lebaran, Gunakan Dananya Secara Bijak

Pandemi Covid-19 semakin mengkhawatirkan. Penyebarannya sudah menjangkau 34 provinsi yang ada di Indonesia. Presiden Joko Widodo akhirnya memutuskan melarang masyarakat untuk mudik Lebaran nanti. Larangan untuk tidak mudik lebaran yang bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona ini memang terasa berat apalagi bagi mereka yang sudah rutin mudik setiap Lebaran.

Namun ada manfaat dibalik tidak bisa mudik karena pandemi Corona ini, selain bisa memutus rantai penularan Covid-19, masyarakat juga bisa memanfaatkan dana yang akan disiapkan untuk berbagai hal lainnya yang bermanfaat secara bijak.

Baca juga : Mengapa di Bulan Ramadan Pengeluaran Lebih Boros? Ini Jawabannya

Marine Novita, Country Manager Rumah.com mengungkapkan, di saat pandemi Corona seperti sekarang ini lebih baik masyarakat tidak mudik Lebaran dan bisa menggunakan dananya secara bijak untuk hal lain yang bermanfaat dalam jangka panjang seperti menambah tabungan dan investasi, dana darurat atau membeli rumah misalnya.

“Bagi yang masih punya pekerjaan dan masih mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) sebaiknya bisa menggunakannya secara bijak. Alih-alih membelanjakan THR dan dana lainnya untuk kebutuhan konsumtif seputar Ramadan dan Lebaran, sebaiknya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan primer, pangan, sandang dan papan,” katanya. 


Menurut Rumah.com Indonesia Property Market Index Q1 2020, pasar properti di tahun 2020 akan menjadi buyers’ market atau saat yang tepat bagi konsumen untuk membeli properti. Selama tiga tahun terakhir dan juga tahun ini, Ramadan dan Lebaran berlangsung pada kuartal kedua tiap tahunnya. Pada periode tersebut, terlihat tren penyesuaian harga yang cenderung seragam.

Secara historikal, setiap bulan Ramadan dari tahun ke tahun penjualan properti relatif cenderung turun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Pola ini terbentuk dari kebiasaan para calon pembeli yang akan menunda melakukan transaksi hingga satu bulan setelah Lebaran, dan akan polanya akan naik lagi hingga mendekati tahun baru. Apalagi seperti saat ini sedang berlangsung pandemi corona maka penjualan properti akan semakin turun dibandingkan periode Ramadan sebelumnya.

Baca juga : Cara Cerdas Berbelanja di Bulan Ramadan

Tren pasar properti ini bisa dimanfaatkan para pencari properti untuk mendapatkan rumah dengan harga terbaik. Pada periode ini, pasar properti akan berpihak kepada pembeli. Sehingga daya tawar dari pengembang cenderung lebih lemah terhadap pembeli, baik itu pembeli untuk ditinggali maupun pembeli untuk investasi.

Pada periode ini pula, pengembang biasanya menawarkan banyak promo, bonus, serta kemudahan-kemudahan lainnya. Oleh karena itu pembeli disarankan untuk bernegosiasi dengan penjual untuk bisa mendapatkan harga yang kompetitif.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
April 23, 2020, 6:10 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.