Prudential Indonesia Catat Total Pendapatan Premi Sebesar Rp25 Triliun

Prudential Indonesia Catat Total Pendapatan Premi Sebesar Rp25 Triliun

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatatkan performa keuangan yang baik sepanjang tahun 2019. Perusahaan bidang asuransi jiwa ini berhasil meraih total pendapatan premi sebesar Rp25 triliun yang didukung oleh pertumbuhan solid dari premi bisnis baru sebesar 15 persen dari saluran distribusi bisnis baru, agensi dan bancassurance.

Perusahaan juga mencatatkan total dana kelolaan sebesar Rp74,5 triliun dan total aset sebesar Rp80,7 triliun pada 2019. Sementara total pendapatan premi, total dana kelolaan, dan total aset Prudential Indonesia adalah yang tertinggi.

Baca juga : Jamin Uang Kembali, Prudential Luncurkan PRUCritical Benefit 88

Sepanjang 2019, total klaim Prudential Indonesia sebesar Rp15,6 triliun atau tumbuh 27 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Selain itu, Prudential Indonesia juga mempertahankan tingkat solvabilitas (Risk Based Capital) perusahaan sebesar 678 persen.

Prudential Indonesia juga tetap memegang posisi terdepan melalui Unit Usaha Syariah dengan mencatat pendapatan kontribusi bruto Rp3,7 triliun dan total aset Rp9,1 triliun dengan tingkat solvabilitas dari dana Tabarru Prudential Indonesia mencapai 2.581 persen dan tingkat solvabilitas dari Dana Perusahaan sebesar 7.300 persen.

Baca juga : Ini Asuransi yang Memberi Perlindungan Risiko Covid-19

Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia mengatakan, pertumbuhan yang kuat berkat kepercayaan nasabah yang kian meningkat serta fundamental yang solid, seperti modal yang sehat, kapabilitas digital yang kuat untuk dapat memenuhi kebutuhan nasabah, disertai tata kelola perusahaan yang baik dan praktik investasi yang bertanggung jawab.

Pada 2019, Prudential Indonesia menanamkan investasi ke dalam berbagai inovasi, termasuk inovasi dalam penerapan teknologi canggih, untuk memperluas layanan kepada nasabah dan masyarakat Indonesia. Perusahaan juga fokus pada penyediaan perlindungan kesehatan dan finansial, terutama yang berkaitan dengan solusi berkelanjutan, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menyediakan perlindungan jangka panjang.


Beberapa inovasi yang diluncurkan tahun lalu di antaranya produk PRUCritical Benefit 88, produk asuransi tradisional yang menyediakan perlindungan terhadap dampak finansial akibat penyakit kritis. Ada pula PRUPrime Healthcare Plus dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah, produk asuransi tambahan yang memberikan solusi lengkap perlindungan kesehatan dengan pembayaran manfaat sesuai tagihan rumah sakit, dan PRUWorks, layanan Asuransi Kumpulan terpadu berbasis digital untuk pelaku UMKM dengan berbagai macam ukuran bisnis.

Untuk memenuhi kebutuhan perawatan kesehatan nasabah yang terus berkembang, Prudential Indonesia memperluas jaringan PRUMedical Network (PMN). Hingga Maret 2020, PMN terhubung dengan 1.535 rumah sakit dan klinik - termasuk jaringan Preferred di 73 rumah sakit di 34 kota di Indonesia serta 4 rumah sakit di Singapura.

Baca juga : Jangan Salah Memilih Asuransi Kesehatan, Perhatikan Kriterianya

Sebagai bagian dari strategi untuk membangun ekosistem digital yang terintegrasi, Prudential Indonesia membangun kemitraan strategis dengan para pemain terkemuka di sektor teknologi seperti dengan OVO untuk mengembangkan berbagai inisiatif digital baru, dengan Halodoc untuk memperluas akses layanan kesehatan di Indonesia, serta bersama Tokopedia untuk menyediakan layanan pembayaran premi dan kontribusi bagi nasabah Prudential Indonesia di situs dan aplikasi Tokopedia.

Selama 2019, Prudential juga mengembangkan Pulse by Prudential, aplikasi mobile terpadu yang menawarkan pengelolaan kesehatan holistik dan memungkinkan perusahaan memberikan layanan kesehatan yang mudah diakses bagi semua orang. Pulse sudah diperkenalkan kepada masyarakat umum di awal tahun 2020 yang selanjutnya akan diluncurkan secara resmi di tahun yang sama.

Baca juga : Mengapa Asuransi Kesehatan Anak itu Penting?

Prudential Indonesia memberikan perlindungan bagi nasabah di tengah kondisi pandemi Covid-19 melalui berbagai manfaat dan kemudahan tambahan; beberapa di antaranya Kepastian Polis Aktif, Santunan Tunai Tambahan, hingga proses klaim elektronik (e-claim).

“Seluruh inisiatif dan inovasi yang kami lakukan merupakan upaya kami untuk menjadi mitra pilihan yang menawarkan solusi asuransi berdasarkan kebutuhan nasabah untuk kesehatan, perencanaan keuangan, dan proteksi bagi individu dan bisnis, baik produk konvensional maupun Syariah,” tutup Jens.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
April 15, 2020, 8:54 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.