Cashlez Bantu Cegah Penularan Virus Corona Lewat Transaksi Non-Tunai

Cashlez Bantu Cegah Penularan Virus Corona Lewat Transaksi Non-Tunai

Penularan wabah virus corona atau Covid-19 semakin mengkhawatirkan. Jumlahnya kian bertambah, bukan hanya yang terkonfirmasi positif Covid-19 tetapi juga kasus meninggal dunia akibat virus corona ini. Berbagai cara pun dilakukan untuk menekan penyebaran virus mematikan ini. Salah satunya adalah social distancing yang kini mulai dianjurkan pada physical distancing.

Bahkan guna mencegah penularan virus corona ini, Bank Indonesia (BI) mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih banyak menggunakan transaksi non-tunai untuk menekan penularan virus corona. Hal itu diimbau karena menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), uang tunai dapat berkontribusi dalam satu penyebaran virus Covid-19.

WHO mengatakan, virus corona memiliki kemampuan untuk bertahan hidup pada permukaan uang tunai selama berhari-hari. Hal ini juga didukung oleh pernyataan dari spesialis penyakit menular di salah satu negara maju. Pasalnya, seorang warga negara yang dimaksud dinyatakan positif virus corona setelah melakukan transaksi dengan uang tunai.

Baca juga : Cashlez Perluas Layanan Pembayaran Virtual Account dan Dompet Elektronik

Untuk itu sesuai imbauan Bank Indonesia, Cashlez ikut berpartisipasi bersama Bank Indonesia untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui transaksi non-tunai. Cashlez menilai positif bahwa gerakan non-tunai ini akan berhasil dan dapat memudahkan transaksi dalam kondisi saat ini. Sebab, tren penggunaan transaksi non-tunai sudah meningkat secara signifikan sejak Januari tahun ini.

Dalam dua bulan terakhir, yakni peroiode Januari dan Februari 2020, Cashlez mengalami peningkatan transaksi yang cukup pesat dari 7.000 merchant yang dibantu. Average transaction-nya mencapai 213,6 persen dan average growth GTV (Gross Transaction Value) mencapai 194,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan tersebut terjadi dari tiga metode pembayaran tertinggi, yaitu pembayaran QR, pembayaran dengan kartu dan Cashlez-Link.


Chief Revenue Officer Cashlez Tan Leny Yonathan mengatakan, penggunaan transaksi non-tunai dipastikan akan semakin meningkat di tahun ini. Hal ini dikarenakan semakin banyak masyarakat yang dihimbau pemerintah untuk melakukan social distancing dan work from home. “Sehingga kegiatan transaksi yang sebelumnya dilakukan dengan kontak langsung menggunakan uang tunai, kini dilakukan secara non-tunai demi mencegah penularan virus corona,” katanya.

Kemudahan itu diberikan dengan sistem mobile point of sale (mPOS) yang dilengkapi dengan penerimaan pembayaran menggunakan kartu, baik kartu kredit atau kartu debit berbasis aplikasi pada smartphone (Android dan iOS) yang dihubungkan dengan card reader melalui bluetooth.

Baca juga : Cashlez-On-Delivery Mudahkan Transaksi Kartu Kredit dan Kartu Debit

Selain dapat menerima kartu, merchant dapat menerima metode pembayaran digital lainnya seperti pembayaran kode QR (LinkAja, OVO, GoPay, ShopeePay, Kredivo), Cashlez-Link untuk pembayaran e-commerce dan pembayaran virtual account.

Cashlez mengembangkan fitur POS & Back-Office Reporting kepada merchant, sebagai komitmen Cashlez untuk mempermudah merchant dalam mengatur dan meningkatkan bisnisnya. Dalam hal ini, sistem dapat memonitor semua transaksi penjualan merchant secara real time.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
March 30, 2020, 9:03 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.