4 Strategi Brand dalam Menghadapi Dampak Covid-19

4 Strategi Brand dalam Menghadapi Dampak Covid-19

Sejak virus corona menyebar di Indonesia pada awal Maret 2020, berbagai sektor bisnis mulai merasakan dampaknya. Tidak hanya bisnis kesehatan, berbagai lini usaha juga terimbas dampak dari penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang sistem pernapasan manusia ini.

Terlebih sejak diberlakukannya social distancing dan work from home (WFH) membuat banyak operasional usaha mulai terasa terganggu, terutama dalam sektor ritel. Untuk menyikapi kondisi seperti ini, dunia usaha harus memiliki sikap yang tepat dan cermat. Terutama dalam mengambil sikap untuk menentukan langkah apa yang akan diambil dalam strategi menghadapi pandemik.

Baca juga : Apa Risiko Ekonomi Bila Lockdown Diterapkan?

Apa yang bisa dilakukan oleh para pelaku usaha ini? CEO Hepi.Inc Communication Boutique Aninditya Kumala Aprilia menyebutkan setidaknya ada empat strategi yang bisa dilakukan oleh pelaku bisnis atau brand dalam kondisi ini.

1. Memaksimalkan Jaringan dan Aset Online

Memaksimalkan jaringan dan aset online yang dimiliki harus dilakukan. Brand yang memiliki media sosial atau e-commerce bisa dimanfaatkan untuk tetap menjaga hubungan dan memberikan informasi kepada pelanggan. Selain itu, disaat maraknya himbauan untuk #dirumahaja dan #workfromhome tentunya pembelian secara online akan lebih memudahkan masyarakat.

2. Bukan Waktu Berkompetisi

Perlu diingat, kondisi saat ini bukanlah saat yang tepat untuk berkompetisi. Ini saatnya untuk berkolaborasi dan bekerja sama melewati kondisi yang ada. Saat ini, yang menjadi top list pencarian masyarakat adalah produk untuk daya tahan tubuh serta produk sanitasi. Jika memanfaatkan peluang yang ada saat ini, bukan tidak mungkin kedua produk tersebut untuk berkolaborasi untuk memberikan manfaat yang lebih kepada para pelanggan.


3. Prioritaskan Internal Stakeholder

Tidak kalah penting adalah pebisnis harus memastikan untuk tetap memprioritaskan internal stakeholder. Mengapa hal itu penting karena merekalah yang memiliki peran penting terhadap bisnis dan juga usaha yang dijalankan.

4. Pelayanan Terbaik bagi Pelanggan

Jadi, apapun usaha yang dilakukan baik produk maupun jasa, tetap berikan pelayanan yang loyal kepada para pelanggan. Meskipun dalam kondisi yang sedang tidak baik, buatlah pelanggan yakin jika usaha yang dilakukan oleh brand adalah yang terbaik untuk mereka. Jika memang kondisi tidak memungkinkan, jelaskan kondisi yang sebenarnya sehingga pelanggan mampu memahami.

Baca juga : Potensi Dampak Virus Corona Terhadap Perekonomian Indonesia

“Jangan panik, review kembali aset apa yang dimiliki dan bisa di-boosting. Dalam kondisi seperti ini kita harus yakin untuk keputusan mundur tiga langkah, agar bisa melompat yang lebih jauh. Karena pastinya akan ada beragam kebijakan yang muncul dalam kondisi seperti ini,” ujar Aninditya atau yang kerap disapa Agnes ini.

Jadi, tetaplah optimis dalam menjalankan bisnis. Percayalah bahwa kondisi seperti wabah Covid-19 ini akan berlalu. Terpenting adalah tetap percaya bahwa dalam kondisi apapun, brand seharusnya cepat tanggap dalam menghadapi situasi yang ada.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
March 30, 2020, 9:34 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.