Langkah Amartha Menjaga Pendanaan dan Usaha Mitra dari Covid-19

Langkah Amartha Menjaga Pendanaan dan Usaha Mitra dari Covid-19

Wabah virus corona atau Covid-19 mulai pelaku usaha jasa keuangan cemas. Penyebaran virus yang sudah ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO ini dikhawatirkan bisa menjadi ancaman perlambatan laju perekonomian. Berbagai upaya dilakukan oleh pelaku bisnis keuangan agar keberlangsungan operasional usaha tetap terjaga dan berjalan lancar.

Kondisi ini disadari oleh PT Amartha Mikro Fintek (Amartha). Langkah yang diambil perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending dengan memprioritaskan keselamatan dan keberlangsungan ekonomi masyarakat sektor usaha mikro informal atas ancaman perlambatan ekonomi imbas pandemi virus corona (Covid-19).

Baca juga : Tingkat Rasio Kredit Bermasalah Amartha Mencapai 0,8 Persen

Pendiri dan CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra menjelaskan, Mitra Amartha merupakan perempuan pengusaha mikro di pedesaan, di mana secara historikal sektor ini terbukti tangguh dan tidak terpengaruh dengan krisis ekonomi dunia. “Hal ini tercermin dari meningkatnya rata-rata plafon per pinjaman yang disalurkan kepada Mitra Amartha di setiap minggunya hingga saat ini,” katanya.

Melihat kondisi saat ini, Amartha terus melakukan pemantauan situasi dan perkembangan Covid-19 guna memastikan pendananan dan usaha Mitra Amartha tidak terdampak. Beberapa langkah yang diambil Amartha antara lain:

Memberlakukan SOP Social Distancing

Dalam Pertemuan Majelis tidak diperbolehkan untuk kontak fisik secara langsung baik kepada sesama mitra maupun petugas lapangan Amartha, serta menjaga jarak kontak fisik minimal satu meter (social distancing) dan mengganti berjabat tangan dengan Salam Namaste.


Memberlakukan Sistem Titip Bayar

Melarang Mitra Amartha untuk hadir di pertemuan majelis bagi yang sedang sakit atau menunjukkan ciri-ciri penderita Covid-19. Pembayaran angsuran dapat dilakukan dengan menitipkan angsuran pembayaran kepada ketua majelis.

Edukasi Mitra Amartha

Amartha memberikan sosialisasi mengenai perkembangan Covid-19 dan edukasi gerakan pola hidup sehat, hygiene training yang meliputi langkah-langkah menjaga kebersihan diri dan kebersihan tempat usaha.

Menghentikan Perjalanan Dinas dan Village Tour

Untuk memutus rantai penularan Covid-19, Amartha menghentikan seluruh kegiatan perjalanan dinas antar wilayah dari Tim Pusat dan Tim Cabang, serta kunjungan desa (village tour) dari Pendana Amartha ke seluruh wilayah mitra. Selain itu, Amartha juga memberlakukan sistem bekerja dari rumah (work from home) secara bergiliran kepada tim Amartha.

Baca juga : Potensi Dampak Virus Corona Terhadap Perekonomian Indonesia

Langkah-langkah tersebut diambil karena melihat tingginya semangat Mitra Amartha untuk menjalankan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka dalam situasi saat ini. Oleh karena itu, Amartha pun berupaya untuk terus memberikan layanan pendanaan yang optimal dengan pemanfaatan teknologi untuk mengurangi kontak secara langsung antara petugas lapangan Amartha dengan mitra.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat terutama Pendana Amartha yang tidak henti memberikan dukungan pada kemajuan sektor usaha mikro informal dalam situasi yang sulit saat ini. Untuk meningkatkan kenyamanan dan rasa aman dalam memberikan pendanaan, para Pendana dapat menggunakan opsi layanan produk asuransi kredit dalam platform Amartha,” tambah Taufan.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
March 20, 2020, 10:35 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.