Punya Potensi Ekonomi Besar, BNI Syariah Buka KCP di Sumatera Utara

Punya Potensi Ekonomi Besar, BNI Syariah Buka KCP di Sumatera Utara

Di tahun ini, BNI Syariah kian gencar melakukan ekspansi ke berbagai wilayah di Indonesia dengan membuka kantor cabang pembantu (KPC). Selain sebagai upaya pengembangan bisnis, ekspansi bisnis BNI Syariah ini juga bertujuan ingin memberikan alternatif pilihan bagi masyarakat untuk bertransaksi keuangan sesuai prinsip syariah.

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi berharap dengan pembukaan kantor cabang pembantu BNI Syariah Lubuk Pakam dapat memperkuat layanan dan sinergi dengan masyarakat dalam bertransaksi keuangan sesuai prinsip syariah. “Masyarakat bisa menjangkau akses permodalan, simpanan dana maupun produk perencanaan syariah lainnya,” kata Iwan.

Baca juga : BNI Syariah Catat Kinerja Positif di Tahun 2019

Pembukaan KCP Lubuk Pakam ini merupakan upaya BNI Syariah untuk memaksimalkan pengembangan ekosistem halal. Hal ini sejalan dengan corporate strategy BNI Syariah yaitu Embracing New Opportunities, di mana BNI Syariah siap meraih peluang-peluang baru untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis dan menjadi partner yang lebih baik.

Selain itu dengan pembukaan KCP Lubuk Pakam ini BNI Syariah berharap bisa ikut berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi Sumatera Utara. BNI Syariah melihat potensi ekonomi yang sangat besar di Provinsi Sumatera Utara ini.

Salah satu indikatornya adalah indikator pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada Triwulan IV 2019 yang mencapai 5,22 persen year on year (yoy). Pencapaian itu lebih tinggi dibandingkan Triwulan IV 2018 yang mencapai 5,18 persen yoy.


Tingkat pertumbuhan tertinggi di provinsi ini menurut lapangan usaha dicapai oleh kategori informasi dan komunikasi sebesar 9,63 persen. Kemudian diikuti oleh penyediaan akomodasi, makanan dan minuman sebesar 8,88 persen, administrasi pemerintahan sebesar 8,15 persen, konstruksi sebesar 7,29 persen, dan perdagangan yang mencapai 6,93 persen. 

Dengan modal pembangunan yang telah dilakukan sepanjang 2019 dan mencermati perkembangan ekonomi yang ada di Provinsi Sumatera Utara, Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada 2020 diperkirakan akan meningkat dalam kisaran 5,1-5,4 persen yoy. Pencapaian itulah yang menjadi pertimbangan kehadiran BNI Syariah dengan membuka kantor cabang pembantu di Kota Lubuk Pakam, Sumatera Utara.

Baca juga : Januari 2020, Transaksi Non-Tunai Turun 0,76 Persen

Iwan Abdi menjelaskan, BNI Syariah akan terus berinovasi untuk memberikan kemudahan transaksi bagi seluruh masyarakat melalui berbagai fasilitas dan layanannya. Kemudahan itu ditawarkan dalam bentuk produk dana dan pembiayaan serta layanan digital, di mana BNI Syariah tergabung dalam Hasanah Digiverse (semesta kebaikan berbasis digital).

Layanan digital tersebut di antaranya cash management, e-banking (SMS banking, internet banking dan mobile Banking), Tapcash, VCN (virtual card number), Hasanah Online, dan Wakaf Hasanah. Masyarakat juga dipermudah bila ingin membuka rekening tabungan, di mana calon nasabah dapat dapat menentukan sendiri jenis tabungan yang akan dipilih dimanapun dan kapanpun melalui mobile phone sehingga waktu efisien.

Baca juga : Survei Bank Indonesia: Optimisme Konsumen Desember 2019 Menguat

BNI Syariah menyediakan fasilitas pembiayaan BNI Griya iB Hasanah untuk nasabah dengan maksimum pembiayaan 25 miliar rupiah, angsuran yang tetap, bebas biaya administrasi, bebas biaya provisi, bebas biaya appraisal serta bebas denda. Jangka waktu pembiayaan yang fleksibel sampai dengan 20 tahun untuk nasabah fix-income dan 15 tahun untuk nasabah non fix-income.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
March 13, 2020, 8:43 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.