Grab: Kami Siap Patuhi Aturan Baru Tarif Ojol

Grab: Kami Siap Patuhi Aturan Baru Tarif Ojol

Berlakunya tarif baru ojek online (ojol) dinilai perusahaan transportasi daring, Grab sebagai sebuah langkah yang baik sebagai upaya untuk menyejahterakan mitra pengemudi. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menyesuaikan tarif atau biaya transportasi ojek online untuk wilayah Jabodetabek mulai 16 Maret 2020.

Head of Public Affairs, Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno menyatakan Grab siap mematuhi tarif baru tersebut. “Kami menghormati dan akan beradaptasi dengan skema baru berdasarkan keputusan pemerintah. Hasil pertemuan hari ini akan kami sosialisasikan ke teman-teman mitra pengemudi yang diharapkan baik bagi kesejahteraan mitra dan keberlangsungan industri,” ujarnya.

Baca juga : Tarif Ojol Jabodetabek Resmi Naik Mulai 16 Maret 2020

Langkah yang akan diambil setelah pemberlakukan tarif baru tersebut, Grab akan akan memonitor pelaksanaan penerapan tarif baru dan dampaknya terhadap total pendapatan mitra pengemudi. Pihaknya pun meminta kepada seluruh pemangku kepentingan dan perusahaan transportasi online dapat menghormati dan melaksanakan tarif baru tersebut.

“Kami yakin masyarakat sudah semakin pintar dan bijaksana dalam memilih layanan transportasi online yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” terang Tri dalam pertemuan dengan Kementerian Perhubungan (10/3/2020).


Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara resmi menetapkan kenaikan tarif baru ojek online (ojol) untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kenaikan tarif ojol baru ini akan mulai berlaku per 16 Maret 2020 dengan menentukan biaya tarif batas bawah (TBB) dan tarif batas atas (TBA).

Kemenhub menetapkan besaran biaya batas atas ojol akan naik sebesar Rp250 per kilometer (km). Sedangkan untuk tarif batas bawah disepakati naik sebesar Rp150 per km. Dengan penetapan kenaikan tarif itu, maka tarif batas bawah menjadi Rp 2.250 per km dari Rp 2.000 per km. Sementara untuk tarif batas atas menjadi Rp 2.650 per km dari Rp 2.500 per km.

Baca juga : Virtual Payment, Tren Pembayaran di Era Digital

Bagaimana dengan biaya ojol terdekat? Kemenhub memutuskan biaya jasa minimal ojol mulai dari Rp9.000 sampai Rp10.500. Tarif minimal ojol ini ikut naik dari sebelumnya antara Rp8.000 sampai Rp10.000. Terkait teknis penerapannya, Kementerian Perhubungan menyerahkan kepada aplikator transportasi online untuk bisa menyesuaikan.

Perubahan biaya jasa ojek online (ojol) ini tentu berkaitan dengan dasar hukumnya. Untuk itu, Kemenhub akan menyiapkan beleid pengganti dari Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 tahun 2019 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
March 11, 2020, 9:29 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.