Siap-Siap! Mulai Juni 2020 Membeli BBM di SPBU Wajib Non-Tunai

Siap-Siap! Mulai Juni 2020 Membeli BBM di SPBU Wajib Non-Tunai

Bagi pemilik kendaraan, baik mobil ataupun motor yang selama ini mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina harus bersiap diri karena mulai Juni 2020, seluruh pembayaran pengisian BBM akan dilakukan secara non-tunai. Ini merupakan tindak lanjut dari Pertamina dalam digitalisasi nozzle yang secara bertahap dipasang di SPBU Pertama.

Namun, tidak perlu khawatir karena dalam penerapannya nanti, Pertamina telah menyiapkan teknis pembayaran uang elektronik dengan bekerja sama para provider fintech seperti LinkAja, perbankan, dan kartu uang digital lain. Bahkan untuk menuju ke pencapaian itu, Pertamina telah meluncurkan aplikasi khusus yang bisa dipakai untuk bertransaksi pembelian BBM, My Pertamina.

Baca juga : Virtual Payment, Tren Pembayaran di Era Digital

Setidaknya ada tiga pilihan alat pembayaran non-tunai yang bisa digunakan ketika membeli BBM di SPBU Pertamina yang akan berlaku Juni 2020. Apa saja alat pembayaran non-tunai itu? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. My Pertamina

Aplikasi My Pertamina pertama kali diluncurkan ulang tahun ke-60 pada 2017. My Pertamina adalah aplikasi financial technology yang mengombinasikan loyalty program dan cashless payment untuk transaksi pembelian BBM dalam satu kartu. Namun dalam perkembangannya, seiring masifnya gerakan transaksi non-tunai, aplikasi ini diadopsi sebagai alat pembayaran pembelian BBM.

Baca juga : Januari 2020, Transaksi Non-Tunai Turun 0,76 Persen

Untuk bisa menggunakan My Pertamina saat membeli BBM di SPBU, Anda harus terlebih dahulu mengunduh aplikasi yang tersedia di Google Playstore dan Apple iStore. Selanjutnya, konsumen harus memiliki aplikasi LinkAja karena My Pertamina terhubung dengan LinkAja. Anda yang ingin membeli BBM melalui aplikasi My Pertamina hanya tinggal men-scan barcode pada aplikasi LinkAja dan secara otomatis saldo yang dimiliki akan berkurang.


2. Kartu Kredit dan Kartu Debit

Selain menggunakan aplikasi My Pertamina dan aplikasi LinkAja, Anda juga bisa membeli BBM di SPBU Pertamina dengan memakai kartu kredit atau kartu debit. Pihak Pertamina sudah menyiapkan mesin electronic data capture (EDC) di SPBU. Anda hanya tinggal menggesek kartu kredit atau kartu debit di mesin EDC sesuai dengan nilai pembelian BBM.

Namun, jika dilihat dari waktu, penggunaan kartu kredit atau kartu debit akan membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama dibandingkan dengan men-scan barcode LinkAja. Pasalnya, transaksi dengan kartu kredit atau kartu debit, setelah menggesek maka akan ada otorisasi nomor PIN atau tanda tangan untuk kartu kredit. 

3. Uang Elektronik Berbasis Kartu

Saat ini banyak sekali uang elektronik berbasis kartu yang bisa digunakan untuk bertransaksi. Sebut saja uang elektronik yang dikeluarkan oleh perbankan seperti E-Money Bank Mandiri, BNI Tap Cash, Brizzi Bank BRI, BTN Blink dan Flazz BCA. Semua jenis kartu uang elektronik ini digunakan untuk melakukan pembelian BBM di SPBU Pertamina.

Baca juga : Fintceh Report 2019: Layanan Digital Wallet Paling Populer

Sama seperti kartu kredit atau kartu debit, transaksi dengan uang elektronik ini juga membutuhkan mesin yang disentuhkan dengan kartu. Namun secara waktu, uang elektronik ini lebih cepat dibanding kartu kredit dan kartu debit karena tidak ada otorisasi PIN atau tanda tangan.

Bagaimana dengan aplikasi sistem pembayaran digital lainnya seperti OVO, Gopay, atau DANA? Pihak Pertamina tidak memungkiri, pembayaran non-tunai melalui aplikasi digital tersebut banyak digunakan oleh masyarakat. Untuk itu, Pertamina akan menambah aplikasi pembayaran tersebut berdasarkan analisis internal dan data evaluasi pertumbuhan transaksi non-tunai di Indonesia.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Feb. 28, 2020, 4:03 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.