OJK Dorong Industri Perbankan Inklusi Keuangan Pelajar

OJK Dorong Industri Perbankan Inklusi Keuangan Pelajar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya untuk meningkatkan inklusi keuangan khususnya bagi para pelajar. Namun untuk mencapai itu, perlu adanya sinergi dari banyak pihak, di antaranya perbankan, kementerian, dan pemerintah daerah. Salah satu program yang sudah berjalan adalah melalui program Simpanan Pelajar (SimPel) yang diharapkan seluruh pelajar di Indonesia telah memiliki rekening tabungan pada akhir 2022.

Hal itu disampaikan Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara dalam pertemuan koordinasi dengan kalangan direksi industri perbankan nasional di Kantor OJK (25/2/2020). "OJK akan terus mengkampanyekan budaya menabung sejak dini melalui kegiatan edukasi dan perluasan akses keuangan di seluruh wilayah Indonesia. Kami akan bekerja sama dengan industri perbankan, kementerian atau lembaga serta stakeholders terkait,” kata Tirta.

Baca juga : Mengenal SimPel, Tabungan Anak untuk Mendorong Budaya Menabung

OJK bersama perbankan telah menginisiasi program Simpanan Pelajar (SimPel dan SimPel iB) yang telah diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada tanggal 14 Juni 2015. SimPel dan SimPel iB ini merupakan program inklusi keuangan yang bertujuan untuk mendorong budaya menabung sejak dini.

Perkembangan program SimPel dan SimPel iB sampai dengan 2019 tercatat 381 bank telah menjadi peserta SimPel dan SimPel iB serta 381.867 sekolah telah menjalin kerja sama dengan bank. Jumlah rekening tercatat sebanyak 21.865.176 dan nominal tabungan Rp9 triliun.


Saat ini SimPel dan SimPel iB juga telah digunakan untuk penyaluran dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Kementerian Agama. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 581/D/HK/2019 tentang Program Simpanan Pelajar pada tanggal 27 Mei 2019.

Surat Edaran itu ditujukan kepada kepala daerah guna menghimbau Dinas Pendidikan agar berpartisipasi aktif dalam implementasi budaya menabung para pelajar di sekolah khususnya melalui program Simpanan Pelajar (SimPel dan SimPel iB).

Hingga awal tahun 2020, terdapat 11 daerah yang telah berkomitmen dalam mendukung Aksi Indonesia Menabung dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) dari Kepala Daerah yaitu: Provinsi Riau, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Lampung, Provinsi Sulawesi Utara, Kota Ambon, Kota Samarinda, dan Kabupaten Merangin Jambi.

Baca juga : SiMuda, Tabungan Berjangka untuk Milenial

Sebelumnya, pada Rapat Terbatas Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) 28 Januari 2020, Presiden Joko Widodo memberikan arahan untuk meningkatkan inklusi keuangan Indonesia yang saat ini sebesar 76,19 persen menjadi di atas 90 persen pada tahun 2023.

Untuk mencapai arahan Presiden Joko Widodo, OJK bersinergi dengan perbankan dan kementerian menggelar Aksi Pelajar Indonesia Menabung. Ke depannya, dicanangkan pula program nasional kepemilikan rekening tabungan untuk seluruh pelajar di Indonesia atau One Student One Account (OSOA).


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Feb. 25, 2020, 3:43 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.