Marak Virus Corona, Blibli.com Beri Kemudahan Refund Hotel

Marak Virus Corona, Blibli.com Beri Kemudahan Refund Hotel

Menyebarnya virus corona ke berbagai negara membuat banyak orang khawatir. Terlebih bagi yang telah memesan tiket perjalanan ke negara-negara yang terdampak virus corona. Untuk itu, Blibli.com menginformasikan bahwa para pelanggannya yang telah membeli hotel ke Tiongkok, Hong Kong, Taiwan, Macau, Singapura, dan Thailand dapat mengajukan pengembalian penuh (full refund).

Kebijakan full refund ini diberikan untuk pembelian reservasi hotel pada periode perjalanan hingga akhir Maret 2020. Blibli.com akan memproses pengajuan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Informasi lengkap menyangkut proses pengembalian serta syarat dan ketentuan yang berlaku telah diunggah ke situs Blibli.com.

Selain melalui situs resminya, informasi mengenai kebijakan full refund ini juga melalui akun sosial media Blibli.com. Untuk melakukan proses tersebut, pelanggan dapat melakukan pengajuan full refund melalui customer care Blibli.com yang siap melayani selama 24 jam setiap hari.

Baca juga : Apakah Penderita Virus Corona Dijamin Asuransi Kesehatan? Ini Penjelasannya

Dalam keterangan resmi yang diterima duitologi.com (10/2/2020), langkah itu diambil Blibli.com setelah mengamati informasi terkini mengenai virus corona dan turut prihatin dengan kemunculan kasus-kasus terkait virus tersebut di beberapa negara. Pihak Blibli.com juga menyatakan mendukung penuh seluruh langkah-langkah pemerintah Indonesia untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona.

Terkait adanya dugaan warga negara Indonesia (WNI) yang terinfeksi virus corona di Singapura, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) merespon dengan menaikkan status tingkat kewaspadaan perjalanan menjadi kuning.

Kemlu juga menimbau bagi WNI yang sedang atau akan bepergian ke Singapura untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan berbagai langkah pencegahan wabah virus corona. “Menjaga stamina fisik dan psikis, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, rutin mencuci tangan, menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar rumah, serta menghindari interaksi dengan keramaian publik,” demikian isi pernyataan Kemenlu di situs safetravel.id.


Antisipasi Virus Corona

Sebelumnya, dari asil Rapat Terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat (4/2/2020), Pemerintah mengambil langkah untuk memutus penyebaran virus corona di Indonesia. Melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pemerintah akan membuka layanan hotline di 9 kementerian terkait.

"Pemerintah akan membuat hotline dari 9 kementerian terkait dengan [pemberian] informasi, di Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Tenaga Kerja, Badan POM dan terutama Bea Cukai," kata Airlangga dikutip dari laman setkab.go.id (5/2/2020).

Baca juga : Mengenal Jenis dan Manfaat Asuransi Kesehatan

Kemudian, pemerintah juga akan menghentikan penerbangan rute Indonesia-Tiongkok untuk sementara waktu. Selain itu, juga akan akan menerapkan pembatasan terhadap kedatangan orang dari kawasan Tiongkok. Pembatasan ini akan dimonitor setiap dua minggu pada bulan Februari 2020.

Update virus corona hingga 10 Februari 2020, jumlah korban meninggal dunia akibat virus dengan nama Novel Corona Virus (nCoV) sudah mencapai ratusan dari berbagai negara. Dikutip dari situs AFP (10/2/2020), jumlah korban jiwa akibar virus corona sudah mencapai 902 orang di seluruh dunia. Sebanyak 91 orang berasal dari Provinsi Hubei, Tiongkok.

Sementara itu, jumlah total pasien yang positif dinyatakan terinfeksi virus corona sudah mencapai 40.553 kasus. Jumlah korban yang sedang dalam kondisi kritis bertambah menjadi 6.494 orang. Sebanyak 40.171 di antaranya dialami oleh orang yang tinggal di Tiongkok yang sebagian besar berada di Provinsi Hubei, Ibu Kota Wuhan.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Feb. 10, 2020, 5:38 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.