Antisipasi Mahalnya Biaya Pengobatan Kanker dengan Asuransi Kesehatan

Antisipasi Mahalnya Biaya Pengobatan Kanker dengan Asuransi Kesehatan

Setiap 4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Hari itu menjadi pengingat agar masyarakat memiliki kesadaran guna mendorong mendorong, mencegah, mendeteksi, dan mengobati penyakit kanker. Pasalnya, penyakit kanker bisa diidap olah siapa saja tanpa pandang bulu. Lalu apa yang dapat dilakukan?

Selain menjaga pola makan dan gaya hidup, kita juga perlu memiliki finansial yang kuat agar aktivitas kehidupan dapat tetap berlangsung. untuk memiliki finansial yang kuat diawali dengan memiliki perencanaan keuangan yang matang.

“Tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan pribadi, melipatgandakan kekayaaan, atau mempercepat akselerasi pertumbuhan kekayaan saja tetapi perencanaan keuangan yang mampu meredam dan meminimalisir risiko ekonomi, seperti terkena penyakit kritis,” kata Agency Development Manager Henry Kurniawan K S, RFP®, LCPC.

Baca juga : Apakah Penderita Virus Corona Dijamin Asuransi Kesehatan? Ini Penjelasannya

Salah satu referensi paling sederhana dalam melakukan perencanaan keuangan adalah dengan prinsip alokasi 10 persen untuk kebaikan, 20 persen untuk masa depan, 30 persen untuk cicilan dan 40 persen untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Alokasi 20 persen dana untuk persiapan untuk masa depan bisa berupa dana darurat, asuransi jiwa dan asuransi kesehatan, dana pendidikan anak, dana pensiun, dana DP rumah bagi yang belum memiliki, mengembangkan kekayaan, dan dana untuk tujuan keuangan lainnya. Dana darurat dan asuransi kesehatan bagi seluruh anggota keluarga dan asuransi jiwa bagi pencari nafkah keluarga haruslah menjadi prioritas pertama.

Berikutnya adalah dana yang lain karena dana itulah yang akan menjawab sejumlah pertanyaan yang sering muncul dalam masyarakat, seperti bagaimana membiayai pengobatan jika anggota keluarga terkena penyakit kritis atau kanker, apa dampaknya jika pencari nafkah tidak lagi produktif karena terkena penyakit kritis atau bagaimana jika pencari nafkah meninggal dunia.


Bicara tentang asuransi maka asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis sangat penting dimiliki karena perannya bukan semata untuk mengganti biaya pengobatan pasien tetapi juga berperan untuk menggantikan sementara nilai ekonomis dari pencari nafkah yang terkena penyakit kritis atau dapat disebut dengan proteksi penghasilan.

“Hal ini karena selain polis memiliki Uang Pertanggungan Jiwa (UP Jiwa), yaitu sejumlah uang santunan yang akan cair jika Tertanggung meninggal, polis juga memiliki Uang pertanggungan atau santunan apabila tertanggung menderita resiko penyakit kritis, yang memenuhi kriteria dalam polis, yang mana kedua Uang Pertanggungan tersebut akan bermanfaat untuk kelangsungan hidup keluarganya,” sebut Henry.

Memiliki asuransi kesehatan sangatlah penting, tetapi tetap harus kita cermati mengenai limit biaya rumah sakit. Maksudnya adalah jika saat ini harus mendapatkan perawatan medis dan menghabiskan sejumlah dana yang ditanggung oleh asuransi, apakah polis Anda masih memiliki limit yang cukup untuk menanggung biaya rumah sakit di masa yang akan datang.

Baca juga : Hadapi Ancaman Virus Corona, Masyarakat Harus Sadar Asuransi

Perlu juga mempertimbangkan soal kenaikan atau inflasi karena inflasi akan ikut mempengaruhi kenaikan biaya kamar rumah sakit, biaya pengobatan, dan biaya medis lainnya. Jika Anda mencari asuransi kesehatan, pilih asuransi kesehatan yang memiliki limit manfaat per tahun yang besar, bahkan terlihat terlalu besar untuk saat ini, karena biaya rumah sakit di masa mendatang akan lebih fantastis jumlahnya dari saat ini.

Hal lainnya yang perlu dipertimbangkan jika akan mengambil produk asuransi kesehatan adalah pada biaya kamar rawat inap. Misalkan saat ini harga kamar VIP saat ini adalah Rp1 juta, dengan adanya inflasi, bisa jadi harga kamar non VIP di masa depan akan sama dengan harga kamar VIP di masa kini.

Artinya, carilah produk kesehatan yang tidak lagi dibatasi dengan harga kamar. Hal ini dimaksudkan agar jika suatu hari harga kamar meningkat karena terjadi inflasi maka nasabah yang memiliki fasilitas kelas VIP dengan kamar 1 tempat tidur masih dapat menggunakan fasilitas asuransinya dengan maksimal.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Feb. 5, 2020, 11:46 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.