Hadapi Ancaman Virus Corona, Masyarakat Harus Sadar Asuransi

Hadapi Ancaman Virus Corona, Masyarakat Harus Sadar Asuransi

Virus Corona saat ini telah menyebar ke-21 negara dan wilayah di seluruh dunia semenjak pertama kali kasusnya terdeteksi di China pada pertengahan Desember 2019 lalu. Virus corona kini menjadi momok menakutkan di dunia. Bahkan World Health Organization (WHO) sampai mengumumkan status darurat global yang serupa dengan SARS.

Data terbaru Komisi Kesehatan Nasional China hingga 3 Februari 2019 melaporkan, virus yang memiliki nama ilmiah 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) ini telah merenggut lebih 304 nyawa serta meninggalkan 14.380 kasus orang yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus.

Baca juga : Apakah Penderita Virus Corona Dijamin Asuransi Kesehatan? Ini Penjelasannya

Gejala yang ditimbulkan dari infeksi virus corona ini mirip dengan gejala influenza. Penderitanya akan mengalami gangguan pernapasan, demam tinggi, hingga sesak nafas yang merupakan tanda-tanda umum dari infeksi virus corona.

Cara penularan pun bisa berbagai cara, bisa antara hewan ke manusia dan manusia ke manusia. Bagi orang yang terinfeksi virus ini bisa mengakibatkan efek lanjut seperti pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, hingga kematian.


Sayangnya, meski telah merenggut ratusan jiwa, belum ada vaksin atau obat yang tersedia untuk mencegah dan mengobati virus ini. Untuk itu masyarakat diminta meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan asuransi.

Meski ada sejumlah polis asuransi yang memberikan jaminan layanan kesehatan, nasabah tetap diminta mengutamakan upaya pencegahan untuk menghindari infeksi virus. Sampai saat ini yang bisa dilakukan masyarakat dalam upaya pencegahan virus corona adalah membiasakan perilaku hidup sehat.

Baca juga : Mengenal Jenis dan Manfaat Asuransi Kesehatan

Langkah pencegahan yang paling mudah adalah selalu mencuci tangan dengan air dan sabun cair, menutup mulut dan hidung dengan tissu ketika bersin atau batuk, menggunakan masker, dan pergi ke dokter jika kondisi kesehatan memburuk.

CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman mengungkapkan, Generali akan berkomitmen memberikan pelayanan klaim untuk nasabahnya apabila terkena virus corona. Pelayanan itu menjamin dan menanggung pengobatan nasabah yang terinfeksi virus corona secara penuh sesuai ketentuan polis.


Langkah pertama yang harus dilakukan pemegang polis adalah memastikan jenis penyakitnya masuk dalam pertanggungan polis dan saat mengklaim, nasabah harus memastikan polisnya dalam keadaan aktif.

“Untuk mempercepat proses klaim, pemegang polis harus mempersiapkan dokumen yang diperlukan, klaim tidak berada dalam Masa Tunggu Polis, serta menggunakan jaringan rumah sakit kami untuk cashless klaim,” kata Edy.

Baca juga : Hai Wanita, Lindungi Dirimu dengan Asuransi Kesehatan

Sebagai perusahaan asuransi jiwa, Generali Indonesia memiliki berbagai produk dan inovasi yang memberikan perlindungan terhadap wabah seperti virus corona. Bahkan melalui Global Medical Plan, Generali memberikan jaminan layanan kesehatan di seluruh dunia dengan besaran pertanggungan hingga Rp35 miliar.

Sesuai dengan ambisi Generali menjadi Lifetime Partner bagi seluruh nasabah, kesehatan sudah pasti menjadi prioritas utama. Dilengkapi layanan dan produk inovatif lainnya, Generali siap menjamin dan memberikan perlindungan jiwa dan kesehatan bagi keluarga Indonesia.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Feb. 4, 2020, 9:27 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.