Hikmah Banjir Awal Tahun 2020, Ini 5 Perlindungan yang Perlu Disiapkan

Hikmah Banjir Awal Tahun 2020, Ini 5 Perlindungan yang Perlu Disiapkan

Banjir pada awal tahun 2020 menjadi pertanda datangnya musim hujan. Hujan deras yang turun di malam pergantian tahun itu mengejutkan banyak orang yang tinggal di kawasan rawan banjir. kejadian itu bukan hanya menimbulkan kerugian materiel dan imateriel, tetapi mengakibatkan adanya korban nyawa.

Namun, dalam setiap kejadian pasti ada hikmah yang bisa diambil terutama bagi yang rumah dan aset lainnya yang terendam banjir. Secara finansial, banjir awal tahun bisa menjadi pelajaran bahwa penting untuk menyiapkan dana darurat dan perlindungan berupa asuransi.

Baca juga : Ini 3 Jenis Asuransi yang Wajib Dimiliki Setiap Keluarga

Apa saja lima jenis perlindungan yang disiapkan untuk meminimalisir kerugian keuangan? Berikut penjelasannya. 

1. Dana Darurat

Banjir yang merendam semua aset yang Anda miliki tentu akan membutuhkan biaya yang sangat besar. Bila Anda memiliki dana darurat, ini bisa menjadi penolong. Rumah, perabot, dan kendaraan yang menjadi yang rusak itu bisa diperbaiki dengan menggunakan dana darurat tersebut.

Dana darurat ini bukan menjadi salah satu elemen penting yang harus dimiliki. Dalam pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga, dana darurat wajib disisihkan dari gaji setiap bulan. Besarannya bervariasi mulai dari 5-10 persen. Sesuai namanya, fungsi dana darurat untuk dana saat kondisi penting dan mendesak seperti perbaikan rumah dan kendaraan akibat banjir dan kehilangan pekerjaan.

2. Asuransi Properti


Kejadian banjir pada awal tahun 2020 merendam rumah beserta perabotnya. Kondisi ini akan menjadi masalah bagi korban karena harus mengeluarkan biaya perbaikan. Di sinilah pentingnya Anda memiliki asuransi properti, di mana rumah beserta isinya diproteksi.

Asuransi seperti apa? Secara umum, ada dua jenis asuransi rumah, yakni Asuransi Kebakaran Indonesia dan Asuransi Property All Risk. Untuk melindungi rumah dari risiko banjir, asuransi rumah tinggal jenis all risk menjadi pilihan yang tepat. Asuransi rumah tinggal jenis all risk, perlindungan atas risiko banjir telah termasuk di dalam perlindungan dasar.

Pada dasarnya, Asuransi Property All Risk ini melindungi kerusakan atau kerugian yang terjadi akibat risiko yang tidak terduga dari orang ketiga. Asuransi ini menjamin kerusakan akibat kebakaran, petis, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, dan asap seperti pada Standar Asuransi Kebakaran Indonesia.

Baca juga : Ini 8 Pilihan Asuransi Rumah Tinggal

Namun, ada kelebihan dari Asuransi Property All Risk dari Asuransi Kebakaran Indonesia. Kelebihan itu berupa adanya jaminan perluasan. Pelindungan perluasan itu memberi jaminan pada kerusakan akibat bencana alam seperti banjir, badai, topan, gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami. Selain itu, asuransi ini juga melindungi dari risiko akibat kendaraan (rumah ditabrak), kerusuhan, pemogokan, huru hara, perbuatan jahat, dan terorisme.

3. Asuransi Kendaraan

Serupa dengan asuransi properti, kendaraan juga harus diberi perlindungan berupa asuransi kendaraan. Secara umum, ada dua jenis asuransi yang dikenal, yaitu asuransi comprehensive dan asuransi total loss only (TLO). Sayangnya, baik asuransi comprehensive dan total loss only (TLO) tidak melindungi kendaraan yang terendam banjir.

Namun, kendaraan yang terendam banjir masih bisa dilindungi asuransi asalkan mengambil perluasan jaminan asuransi. Meski sudah memiliki perluasan jaminan asuransi untuk properti dan kendaraan, bukan berarti kesalahan atau kecerobohan yang Anda lakukan tetap akan ditanggung pihak asuransi. Klaim perluasan jaminan asuransi kendaraan akan ditolak apabila mobil yang dikendarai menerobos banjir.

4. Asuransi Kesehatan


Selain kerugian rumah dan kendaraan, dampak dari banjir yang sering dirasakan adalah masalah kesehatan. Penyakit yang biasa datang pasca banjir seperti deman, diare, penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan hingga leptospirosis. Bagi yang memiliki asuransi kesehatan seperti BPJS Kesehatan, semua penyakit itu tentu sudah ditanggung mulai dari pemeriksaan kesehatan, resep obat harian, dan rawat inap di rumah sakit.

Baca juga : Sudah Punya BPJS Kesehatan, Masih Perlukah Asuransi Kesehatan?

Namun pastikan bahwa iuran BPJS Kesehatan yang Anda dan keluarga miliki tidak memiliki tunggakan. Jika ada tunggakan iuran, segala biaya selama pengobatan akan dianggap sebagai biaya pribadi, tidak ditanggung BPJS Kesehatan. Anda juga bisa menggunakan fasilitas yang diberikan asuransi swasta apabila memilikinya.

5. Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa juga perlu dimiliki. Bukan hanya alasan saat terjadi banjir yang banyak diberitakan menimbulkan korban jiwa. Asuransi jiwa ini sangat berguna sebagai langkah antisipasi kerugian finansial bagi keluarga yang ditinggalkan akibat adanya kematian sumber pencari nafkah.

Asuransi jiwa dapat diklaim ketika tertanggung mengalami musibah meninggal dunia. Beban biaya yang timbul ketika tertanggung meninggal bisa diringankan dengan uang asuransi yang diberikan kepada ahli waris yang telah ditunjuk.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 10, 2020, 5:08 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.