Ini Manfaat Dana Darurat saat Rumah Kebanjiran

Ini Manfaat Dana Darurat saat Rumah Kebanjiran

Hujan yang mengguyur Jadetabek pada awal tahun 2020 masih menyisakan kekhawatiran bagi sebagian orang yang menjadi korban banjir. Aset seperti rumah, furnitur, dan kendaraan yang terendam banjir akan membutuhkan biaya perbaikan yang sangat besar.

Bagi yang memiliki asuransi, rumah dan kendaraan yang kebanjiran itu bisa diklaim. Berbeda halnya dengan sebagian orang yang tidak memproteksi asetnya dengan asuransi. Tentu ini akan menjadi beban berat untuk memperbaiki semua itu.

Baca juga : Dana Darurat, Penyelamat Saat Mendesak

Apabila Anda termasuk orang yang disiplin menerapkan pola pengaturan keuangan tentu akan menjadi lebih ringan. Pasalnya, dalam pengelolaan keuangan, pos dana darurat selalu menjadi bagian penting. Dana darurat bisa menjadi dana segar saat kondisi yang tidak terduga.

Kondisi banjir bisa dikategorikan sebagai kondisi yang tidak terduga tersebut. Jadi, pos dana darurat yang ada bisa dipakai untuk memperbaiki aset yang terkena banjir. Perencana Keuangan ZAP Finance Prita Hapsari Ghozie dalam akun Instagram-nya menuliskan 3 hal dari sisi keuangan yang bisa dilakukan bagi korban banjir.

1. Penggunaan Dana Darurat

Prita mengingatkan, dana darurat adalah dana yang bisa digunakan saat situasi buruk terjadi. Ada beberapa kondisi buruk yang membolehkan dana darurat itu dipakai. Pertama, saat terjadinya situasi hilang pekerjaan sebagai sumber penghasilan, padahal Anda masih harus membayar berbagai komitmen tagihan bulanan. Kedua, yaitu saat terjadinya kondisi kesehatan mendadak ketika perlindungan asuransi kesehatan ataupun BPJS Kesehatan tidak membantu.

Ketiga, saat alat transportasi Anda rusak sehingga harus servis ataupun menambah biaya transportasi lain. Keempat, saat berbagai situasi domestik terjadi, dari mulai rusaknya perabot hingga kebutuhan perawat anak kecil bagi orangtua bekerja. Terakhir adalah saat terjadi situasi lain, seperti musibah keluarga dan bencana alam seperti banjir.


Memiliki dana darurat menjadi sangat penting. Pasalnya, jika salah satu dari lima kondisi tersebut menimpa keluarga Anda, sementara tidak ada dana darurat yang bisa digunakan, maka jalan keluarnya dengan berutang seperti dari kartu kredit, pinjaman online, atau pinjaman secara pribadi.  

Namun perlu diingat, utang yang Anda lakukan akan menjadi beban baru karena ada kewajiban membayar cicilan beserta bunga setiap bulannya. Dengan memiliki dana darurat, kondisi tidak terduga itu bisa membuat diatasi tanpa harus berutang.

Baca juga : Panduan Mempersiapkan Dana Darurat dalam Keluarga

Lantas berapa besar yang harus disisihkan? Anda bisa menyisihkan minimal 5 persen dari penghasilan ke dalam rekening dana darurat yang terpisah. Harus diingat, dana darurat hanya dipergunakan untuk krisis kehidupan semata. Jangan menggunakan dana darurat untuk kebutuhan yang sifatnya konsumtif seperti untuk membeli gadget baru.

2. Foto Kondisi Kendaraan dan Harta Benda Lainnya

Langkah ini berkaitan dengan klaim asuransi. Lakukan foto kondisi kendaraan dan harta benda lain sebagai bukti klaim jika aset yang dimiliki terproteksi oleh asuransi. Jangan mencoba menyalakan mesin hingga pihak asuransi tiba ke rumah Anda.

3. Cek Polis Asuransi

Jangan lupa pula Anda juga harus mengecek polis asuransi rumah maupun asuransi mobil. Perhatikan, apakah asuransi yang Anda miliki mencakup kerugian akibat risiko bencana banjir.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 8, 2020, 9:23 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.