Asuransi Property All Risk Menjamin Aset Rumah dari Banjir

Asuransi Property All Risk Menjamin Aset Rumah dari Banjir

Bagi sebagian orang yang tinggal di daerah rawan banjir, musim hujan menjadi ketakutan tersendiri. Momok dilanda banjir akan menghantui ketika hujan terus mengguyur. Contohnya, saat awal tahun 2020, di mana hujan yang mengguyur Jabodetabek membuat beberapa wilayah terendam banjir.

Ketika banjir melanda, banyak kerugian yang akan dirasakan. Bukan hanya moril, tetapi juga materil. Lihat saja, aset berupa rumah, perabot rumah, dan kendaraan yang terendam banjir. Semuanya pasti akan rusak dan tentunya butuh dana ekstra untuk memperbaikinya.

Menghadapi situasi seperti itu, memberi perlindungan terhadap aset yang dimiliki dari risiko banjir menjadi penting. Salah satunya dengan asuransi properti. Namun perlu diingat bahwa tidak semua asuransi properti memberi perlindungan penuh seperti musibah banjir.

Baca juga : Ini 8 Pilihan Asuransi Rumah Tinggal

Secara umum, ada dua jenis asuransi rumah, yakni Asuransi Kebakaran Indonesia dan Asuransi Property All Risk. Untuk melindungi rumah dari risiko banjir, asuransi rumah tinggal jenis all risk menjadi pilihan yang tepat. Asuransi rumah tinggal jenis all risk, perlindungan atas risiko banjir telah termasuk di dalam perlindungan dasar.

Pada dasarnya, Asuransi Property All Risk ini melindungi kerusakan atau kerugian yang terjadi akibat risiko yang tidak terduga dari orang ketiga. Asuransi ini menjamin kerusakan akibat kebakaran, petis, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, dan asap seperti pada Standar Asuransi Kebakaran Indonesia.

Namun, ada kelebihan dari Asuransi Property All Risk dari Asuransi Kebakaran Indonesia. Kelebihan itu berupa adanya jaminan perluasan. Pelindungan perluasan itu memberi jaminan pada kerusakan akibat bencana alam seperti banjir, badai, topan, gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami. Selain itu, asuransi ini juga melindungi dari risiko akibat kendaraan (rumah ditabrak), kerusuhan, pemogokan, huru hara, perbuatan jahat, dan terorisme.


Premi Asuransi Property All Risk Berbeda

Meski banyak perusahaan asuransi memiliki produk Asuransi Property All Risk, harga premi asuransi yang ditetapkan bisa berbeda. Premi berbeda itu lantaran beberapa wilayah yang memiliki risiko banjir yang lebih besar dibandingkan dengan daerah lain.

Setiap perusahaan asuransi tentunya sudah punya data pemetaan klasifikasi wilayah rawan banjir. Data itulah yang digunakan untuk menentukan premi Asuransi Property All Risk. Maka jangan heran jika ada perusahaan asuransi menolak permohonan pengajuan penambahan manfaat. Bisa saja sebabnya karena wilayahnya memiliki risiko besar untuk diterjang banjir.

Jadi, apabila rumah sudah diasuransikan, maka ketika bencana banjir terjadi, Anda sebagai pemegang polis berhak mengajukan klaim asuransi. Sebelumnya, pihak asuransi akan melakukan survei untuk melihat tingkat kerugian yang dialami.

Baca juga : Jangan Cuma Beli Rumah, Asuransikan Juga Properti Anda

Anda sebagai pemegang polis juga bisa ikut mendokumentasikan kerugian yang terjadi dalam bentuk foto yang nantinya dapat ditunjukan ke pihak perusahaan asuransi apabila ada pendapat yang berbeda perihal tingkat atau jumlah kerugian. Selain itu, diperlukan juga bukti-bukti pendukung seperti kuitansi asli pembelian properti yang rusak dan daftar properti yang diasuransikan.

Namun perlu diingat, aset yang akan menerima penggantian adalah properti yang dimasukan dalam jaminan polis. Untuk itu diharapkan nasabah mengetahui dan mampu memisahkan antara properti yang termasuk di dalam jaminan polis dan yang tidak.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 6, 2020, 3:36 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.