Apakah Mobil Terendam Banjir Bisa Diklaim Asuransi?

Apakah Mobil Terendam Banjir Bisa Diklaim Asuransi?

Banjir yang melanda Jabodetabek di awal tahun baru 2020 membuat banyak kerugian materil bagi pemiliknya. Bukan hanya rumah beserta isi perabotnya, kendaraan seperti mobil dan motor juga ikut terendam air atau bahkan hanyut.  

Beruntung apabila rumah dan kendaraan yang dimiliki sudah diasuransikan. Pertanyaannya adalah apakah asuransi yang dimiliki itu melindungi dari musibah seperti banjir? Khusus asuransi kendaraan, ada jenis asuransi yang dikenal, yaitu asuransi comprehensive dan asuransi total loss only (TLO).

Secara umum, baik asuransi comprehensive dan total loss only (TLO) tidak melindungi kendaraan yang terendam banjir. Penyebab kerusakan kendaraan berupa banjir merupakan salah satu faktor yang tidak bisa diklaim asuransi.

Baca juga : Apa Saja Jenis Asuransi untuk Kendaraan Anda?

Selain banjir, penyebab kerusakan kendaraan lain yang tidak bisa diklaim pada polis standar adalah kerusuhan, tawuran, perang, terorisme, gempa bumi, tsunami, dan lainnya. Hal ini diatur dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia pada Bab II Pengecualian Pasal 3.3.

"Pertanggungan tidak menjamin kerugian, kerusakan dan atau biaya atas Kendaraan Bermotor dan atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga yang langsung maupun tidak langsung disebabkan oleh, akibat dari, ditimbulkan oleh gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan, badai, tsunami, hujan es, banjir, genangan air, tanah longsor atau gejala geologi atau meteorologi lainnya," tulis dalam Pasal 3 Poin 3.


Namun, pengecualian itu masih bisa ditanggung oleh pihak asuransi, asalkan dengan melakukan perluasan jaminan asuransi terkait dengan bencana alam, salah satunya perluasan banjir. Maka tidak heran bila banyak klaim asuransi mobil yang menjadi korban banjir ditolak karena polis yang dibeli belum dilengkapi dengan perluasan jaminan. Hal ini menjadi catatan penting bagi para pemilik mobil yang ingin membeli asuransi sehingga perluasan asuransi dapat menjadi pertimbangan penting.

“Masih ada beberapa para pemegang polis asuransi yang lupa bahwa mobil mereka belum diberikan perluasan jaminan (extended cover), seperti bencana banjir atau angin puting beliung. Jadi ketika mereka akan mengajukan klaim bisa saja ditolak, karena dalam ketentuan polis mereka tidak ada perlindungan ketika terjadi banjir.” ungkap Laurentius Iwan Pranoto, Manager Communication and Event Asuransi Astra sebagaimana dikutip dari laman resmi Garda Oto.

Baca juga : Kenali Manfaat Asuransi untuk Kendaraan Anda

Untuk itu, saat memasuki musim hujan seperti sekarang ini, maka sangat penting bagi pemilik kendaraan untuk mengasuransikan mobil secara lengkap. Bagi pemilik yang sudah memiliki asuransi kendaraan dianjurkan untuk memeriksa kembali jenis pelindungan apa saja yang dilindungi oleh perusahaan asuransi.

Untuk pemilik mobil yang akan membeli asuransi atau sudah memiliki asuransi namun ingin melakukan perluasan jaminan, cek kembali atau tentukan dahulu jenis perluasan jaminan apa yang akan di- cover asuransi pada mobil Anda, apakah comprehensive atau total loss only. Setelah itu, perhatikan perluasan jaminan apa saja yang dijamin oleh pihak asuransi.

“Apakah sudah termasuk kerugian akibat banjir, tsunami, angin topan, tanah longsor, kerugian akibat huru-hara, tanggung jawab hukum pihak ketiga atau kerugian yang lain, apakah asuransi akan meng-cover kerugian-kerugian tersebut? Perluasan jaminan ini bisa diminta dan tanyakan ke petugas asuransi saat membeli polis.” tambah Iwan.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Jan. 6, 2020, 1:56 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.