Siap IPO, PT Morenzo Abadi Perkasa Lepas 35,06 Persen Saham

Siap IPO, PT Morenzo Abadi Perkasa Lepas 35,06 Persen Saham

Perusahaan yang begerak di bidang pengolahan distribusi hasil perikanan, PT Morenzo Abadi Perkasa siap melakukan Penawaran Umum Perdana Saham. Penawaran saham itu terkait rencana perusahaan untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jumlah saham yang akan dilepas sebanyak 807.400.000 lembar saham atau setara dengan 35,06 persen saham.

Nilai saham yang ditawarkan dengan kode ticker CRAB seharga Rp50 per lembar saham. Saham-saham itu akan dilepas kepada masyarakat dengan harga penawaran masih belum ditetapkan harga dalam penjualan sahamnya.

Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 403.700.000  Waran Seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak-banyaknya 27 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini disampaikan.

Baca juga : Kinerja Semakin Meningkat di 2019, Pegadaian Siap IPO

Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru selain pemegang saham hasil konversi MCB yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan.

Setiap pemegang saham baru perseroan berhak memperoleh satu Waran Seri I di mana setiap satu Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru Perseroan yang dikeluarkan dari portepel. Dalam aksi korporasi ini, perseroan dibantu oleh Penjamin Pelaksana Emisi Efek yakni PT NH Korindo Sekuritas Indonesia.


Jadwal penawaran umum, yaitu Masa Penawaran Awal (book building) berlangsung pada tanggal 17 - 26 Desember 2019 dan diharapkan Tanggal Efektif pada 31 Desember 2019. Sementara Masa Penawaran Umum diperkirakan dapat dilaksanakan pada 2 - 6 Januari 2020 dan Perkiraan Tanggal Penjatahan pada 7 Januari 2020.

Adapun Tanggal Distribusi Saham dan Refund Secara Elektronik diperkirakan pada 8 Januari 2020 dan diharapkan saham perdana perseroan dapat dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 atau 10 Januari 2020.

Selanjutnya, Rencana Penggunaan Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi efek, seluruhnya akan digunakan oleh perseroan sekitar 58,67 persen akan digunakan untuk pembayaran utang pokok perseroan.

Baca juga : Ingin Investasi Saham? Kenali Dulu Keuntungan dan Risikonya

Selain itu Rencana Penggunaan Dana juga akan digunakan untuk pembayaran utang pokok anak perusahaan, yaitu PT Mutiara Laut Abadi, sekitar 26,08 persen akan digunakan untuk belanja modal perseroan dan anak perusahaan dan sekitar 15,26 persen akan digunakan untuk modal kerja untuk operasional perseroan dan anak perusahaan.

PT Morenzo Abadi Perkasa adalah perseroan yang bergerak dalam bidang usaha pengolahan distribusi hasil perikanan rajungan dan makan laut beku dan salah satu pengolah daging kepiting rajungan pasteurisasi terkemuka di Indonesia.

Perusahaan ini telah memperoleh Sertifikat Kelayakan Pengolahan dari Kementerian Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia, British Retail Consortium (BRC) Global Standard for Food Safety dan HACCP. Perseroan melakukan ekspor produknya ke Amerika Serikat, Eropa dan Hongkong.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Dec. 27, 2019, 1:54 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.