Kemudahan Bersedekah Digital Lewat QRIS Kotak Infaq NU

Kemudahan Bersedekah Digital Lewat QRIS Kotak Infaq NU

Gojek dan Gopay berkomitment untuk memperkuat pertumbuhan ekosistem ekonomi digital dan inklusi keuangan lewat pemanfaat teknologi. Kali ini, Gopay melakukan kerja sama dengan organisasi muslim terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama di bidang donasi non-tunai dengan mengimplementasikan QRIS dari Bank Indonesia di Kotak Infaq Nahdlatul Ulama (KOIN NU).

Gerakan KOIN NU merupakan gerakan ratusan ribu kotak amal yang menjadi ciri khas dari nahdliyin (warga NU) dan telah dijalankan selama turun temurun di seluruh pelosok Indonesia, untuk mendorong semangat berinfaq dari masyarakat. Kotak KOIN NU ini akan dilengkapi dengan kode QRIS sehingga seluruh warga nahdliyin memiliki tambahan pilihan bersedekah secara non-tunai.

Kode QRIS di KOIN NU juga merupakan penerapan awal QR code dengan standarisasi QRIS dari BI pada lembaga zakat, infaq dan sedekah. Selain memudahkan bersedekah, kerja sama ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan terhadap sistem pembayaran elektronik serta layanan jasa keuangan bagi lebih dari 90 juta warga NU sehingga membantu mempercepat inklusi keuangan di Indonesia.

Baca juga : Mengenal QRIS, QR Code Indonesia yang Akan Berlaku 1 Januari 2020

Ketua NU Care-LAZISNU Achmad Sudrajat mengatakan, NU terus mendorong inovasi kemudahan zakat, infaq dan sedekah melalui berbagai cara, termasuk kanal digital. Dengan keandalan teknologi yang ditawarkan Gojek dan GoPay, khususnya QR Code standarisasi QRIS untuk KOIN NU, tidak hanya akan mempermudah warga nahdliyin dalam bersedekah tetapi juga sebagai lembaga amil zakat nasional untuk menjangkau lebih banyak lagi pendonor.

“Apalagi gerakan KOIN NU ini sudah menjadi gerakan nasional di tubuh NU. Kami berharap kerja sama ini mampu mendukung NU untuk meningkatkan jumlah donasi dari tahun ke tahun serta menjadi lembaga pengelola dana masyarakat yang didayagunakan secara amanah dan profesional untuk pemberdayaan umat,” kata Achmad dalam rilis yang diterima duitologi.com (17/12/2019).

QR Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan standar penggunaan QR code yang dirilis oleh Bank Indonesia untuk kemudahan dalam pembayaran. Dengan adanya standar ini, pengguna dapat dengan mudah bertransaksi dengan berbagai aplikasi tetapi hanya menggunakan satu QR code sehingga tidak membingungkan dengan berbagai pilihan QR yang ada selama ini. QRIS akan diimplementasikan dalam skala nasional dan berlaku efektif 1 Januari 2020.


Winny Triswandhani, Head of Corporate Communication GoPay menjelaskan, GoPay berkomitmen untuk mendukung implementasi QRIS yang diinisiasi oleh BI dan ASPI terhadap mitra organisasi yang telah bekerja sama, terutama dalam donasi digital. Sebagai uang elektronik yang paling banyak dipakai di Indonesia dan juga terdepan dalam donasi digital, Gopay sangat mendukung penggunaan QRIS di seluruh rekan usaha, baik rekan donasi hingga ratusan ribu pedagang kecil binaan GoPay.

“Kami percaya QRIS karena tidak hanya mempermudah masyarakat dalam menyalurkan sedekah tetapi juga membuka opsi pembayaran yang lebih luas. Warga NU dan seluruh masyarakat Indonesia dapat bersedekah dengan uang elektronik lain yang ikut dalam uji coba QRIS ini,” ucap Winny.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Direktur Divisi Perizinan SP dan Elektronifikasi KPw Bank Indonesia DKI Jakarta Ria Swandito menyambut baik inisiasi yang dilakukan Gojek lewat GoPay dalam mempelopori donasi digital selama ini, terutama dalam dukungannya menerapkan QRIS pada ekosistem NU. Ini menjadi langkah awal sosialisasi penerapan QRIS pada suatu ekosistem seperti NU.

“Kami harap nantinya kemudahan QRIS juga bisa diadaptasi oleh organisasi dan ekosistem lain tidak hanya untuk kemudahan berdonasi, tetapi juga transaksi lainnya seperti pembayaran sekolah, proses distribusi simpan pinjam,” harap Ria.

Baca juga : Gojek Xcelerate, Program Akselerator untuk Bibit Unicorn Indonesia

Penerapan QRIS membuka opsi donasi yang lebih luas, masyarakat dapat menggunakan uang elektronik apapun yang telah mendapat izin BI untuk memberikan sedekah dan membantu sesama. Pembayaran metode non-tunai akan meningkatkan inklusivitas sistem keuangan dan memberikan berdampak pada kemudahan akses finansial bagi masyarakat di ekosistem NU. Hal ini tentunya akan semakin mendorong perekonomian digital Indonesia.

Sebelumnya Gojek, GoPay dan NU juga telah bekerja sama untuk implementasi donasi digital sejak Mei 2019. Sejak pertama kali diluncurkan pada Mei 2019, donasi digital melalui GoPay meningkat sebesar 4 kali lipat. “Dengan adanya QRIS di KOIN NU, donasi yang diterima bisa terus meningkat sehingga dampak sosial nya pun bisa berkali lipat untuk umat,” tambah Achmad.

Dana yang selama ini terkumpul dari KOIN NU dimanfaatkan untuk berbagai program kemanusiaan milik NU meliputi sembilan program unggulan sosial keagamaan, kebencanaan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, hukum HAM dan kemanusiaan, kebudayaan dan pariwisata, sumber daya dan pengolahan, serta lingkungan hidup dan energi.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Dec. 18, 2019, 11:22 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.