Allianz Indonesia Hadirkan Produk Asuransi Sesuai Ekspektasi Pasar

Allianz Indonesia Hadirkan Produk Asuransi Sesuai Ekspektasi Pasar

Perusahaan asuransi berlomba-lomba menghadirkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi nasabah. Strategi itu mau tidak mau harus dilakukan karena daya saing bisnis asuransi semakin ketat sehingga ekpektasi pasar harus menjadi acuan untuk menghasilkan produk dan layanan dapat diterima masyarakat.

Hasil riset Accenture Global Financial Services Consumer Study tahun 2019 menyatakan, setengah dari konsumen mengharapkan penyedia produk dan jasa keuangan memiliki proposisi yang sesuai dengan kebutuhan utama konsumen, bukan hanya menjadi layanan keuangan tradisional. Proposisi ini berfokus pada kebutuhan nasabah, salah satunya seperti “mobilitas” dalam mengakses produk dan layanan asuransi.

Baca juga : Melalui Fintech, Allianz Indonesia Dorong Peningkatan Inklusi Keuangan

Konsumen juga menginginkan integrasi omnichannel yang baik secara fisik maupun digital. Integrasi di seluruh channel ini diharapkan mampu memberikan kemudahan perpindahan dari physical channel ke digital channel, dan begitu pula sebaliknya.

Hal ini tentu membawa peluang bagi perusahaan asuransi untuk memperluas ekosistem yang akan memberikan nilai lebih kepada nasabah. Ekosistem yang tercipta harus mampu menjadi solusi di setiap siklus hidup nasabah seperti ketika nasabah membutuhkan asuransi saat mulai berkeluarga.


Untuk itu, Allianz Indonesia berkomitmen untuk membangun inovasi dan ekosistem di setiap produk dan layanannya. “Di era digital ini, teknologi menantang dan mengubah banyak hal, termasuk perilaku nasabah. Kini nasabah menginginkan produk dan layanan yang serba cepat dan customized, serta pengalaman unik yang luar biasa,” ungkap Country Manager dan Direktur Utama Allianz Life Indonesia Joos Louwerier dalam acara Wild Digital 2019 yang digelar di Hotel Grand Sheraton, Jakarta (9/12/2019).

Perubahan perilaku nasabah justru mendorong Allianz Indonesia untuk terus berinovasi menghadirkan beragam produk dan layanan yang sesuai dengan ekspektasi pasar. Situasi itu dijadikannya sebagai peluang terbaik untuk terus meningkatkan eksistensi Allianz Indonesia untuk melindungi lebih banyak masyarakat. Terobosan itulah yang terus dilakukan sebagai bukti Allianz mampu berevolusi mengikuti perubahan zaman.

Baca juga : Allianz Discover, Solusi Memilih Asuransi Sesuai Kebutuhan

Joos menilai, transformasi digital adalah salah satu kunci utama untuk melawan disrupsi dan menjangkau lebih banyak potensi pasar. “Kami mengubah fokus dari amount ke account. Melalui pemanfaatan teknologi, kami berupaya menyediakan akses yang cepat dan mudah, sehingga kian banyak masyarakat Indonesia yang merasa nyaman untuk melengkapi dirinya dengan asuransi,” ungkap Joos dalam acara Disrupto 2019 di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat (22-24/11/2019).

Melalui ekosistem digital yang dibangun Allianz, proses pengajuan asuransi dapat dilakukan melalui Allianz Discover, di mana pengajuan aplikasi yang lengkap kini dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari lima menit. Selain itu, Allianz juga terus menghadirkan fitur dan fungsi baru di eAZy Connect sebagai self-servicing tools, di mana nasabah dapat mengakses seluruh informasi polisnya melalui website.

Nasabah kini juga semakin mudah melakukan proses klaim asuransi kesehatan melalui eAZy Claim. Nasabah hanya perlu mengunggah kelengkapan dokumen pendukung klaim melalui aplikasi untuk kemudian klaimnya akan dibayarkan oleh Allianz dalam waktu kurang dari 48 jam. Ekosistem digital tersebut semakin diperkuat dengan kerja sama Allianz dengan para mitra strategis, seperti Gojek, Bukalapak, dan Halodoc yang memberikan added-value services kepada nasabah Allianz Indonesia.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Dec. 10, 2019, 3:34 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.