Ini Dia Dua Sosok Perempuan Terkaya di Indonesia 2019

Ini Dia Dua Sosok Perempuan Terkaya di Indonesia 2019

Forbes Asia dan Forbes Indonesia merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Menariknya dari data Forbes terbaru ini terselip dua perempuan yang masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Kedua orang itu adalah Kartini Muljadi dan Arini Subianto. Kartini berada di posisi ke-48 dengan total kekayaan mencapai US$630 juta Rp8,8 triliun dan Arini Subianto di posisi ke-49 dengan total kekayaan mencapai US$600 juta atau Rp8,44 triliun.

Kartini Muljadi


Kartini Muljadi dan anak-anaknya memiliki Grup Tempo. Salah satu perusahaan terbesarnya adalah PT Tempo Scan Pacific yang memproduksi obat-obatan dan barang-barang konsumsi. Kartini adalah seorang pengacara dan mantan hakim. Beliau memiliki firma bernama Kartini Muljadi & Rekan (KMR) yang merupakan firma hukum komersial dan korporasi Indonesia yang terkenal.

Perempuan kelahiran Kebumen, Jawa Tengah ini adalah lulusan jurusan Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia tahun 1958. Di sela kesibukan kuliah, Kartini masih menyempatkan terlibat dalam kegiatan sosial dengan bekerja di Perhimpunan Sosial Tjandra Naya, sebuah organisasi yang bertujuan pendidikan dan pelayanan kesehatan untuk masyarakat kurang mampu.

Baca juga : 10 Daftar Orang Terkaya di Indonesia 2019 Versi Forbes

Setelah lulus, Kartini memutuskan berkarier di kehakiman dan diangkat menjadi Hakim Pengadilan Istimewa Jakarta. Selepas sang suami meninggal, Kartini memutuskan mengundurkan diri sebagai hakin pegawai negeri sipil (PNS). Berbekal pengalaman di bidang hukum, beliau mengikuti ujian negara untuk menempati jabatan notaris dan resmi menjadi seorang notaris.

Perempuan yang lahir tanggal 17 Mei 1930 ini mulai mengajar kuliah perdata dan hukum acara perdata di berbagai fakultas hukum di Jakarta. Dengan konsistensi dan komitmen yang dimilikinya, pekerjaan sebagai notaris membawanya ke puncak karier. Namanya melambung mejadi salah satu notaris papan atas di era tahun 1970-an dan 1980-an. Pada tahun 1990, dia memutuskan pensiun dini sebagai notaris, lalu mendirikan kantor pengacara dan konsultan hukum sendiri. Dia mendirikan konsultan hukum bernama Muljadi & Rekan.

Sumber kekayaan milik Kartini Muljadi tidak hanya bersumber dari kantor hukumnya. Ketiga orang anaknya dikenal sebagai pengusaha sukses. Putranya Handojo Selamet Muljadi adalah lulusan Universitas New York yang menjalankan PT Tempo Scan Pacific. Muljadi meluncurkan buku tentang batik, gambar-gambar tradisional Indonesia di atas kain, pada ulang tahunnya yang ke-87 pada tahun 2017.

Arini Subianto


Arini merupakan anak perempuan tertua dari taipan Indonesia Benny Subianto yang meninggal pada Januari 2017. Sebagai anak pertama, Arini mengambil alih kendali perusahaan milik ayahnya. Setelah dikenal karena kecintaannya pada buku dan hadiah, Arini Subianto sekarang menjadi direktur utama perusahaan induk keluarga, Persada Capital Investama.

Baca juga : 3 Perempuan Indonesia Masuk Daftar Forbes Asias Power Businesswomen

Arini mengawasi investasi Persada dalam produk-produk pemrosesan kayu dan minyak kelapa sawit untuk pengolah karet dan batubara. Portofolio Persada mencakup 11 persen saham di raksasa batubara Adaro Energy. Pada tahun 2003, Arini menggabungkan toko suvenir dan furniturnya di Jakarta dengan toko buku tetangga Aksara, yang dirintis oleh salah satu teman sekolah menengahnya.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Dec. 6, 2019, 11:41 a.m.

Comments

Please log in to leave a comment.