CIMB Niaga Syariah Serius Membidik Potensi Bisnis Industri Halal

CIMB Niaga Syariah Serius Membidik Potensi Bisnis Industri Halal

Industri halal di Indonesia punya potensi yang sangat besar. Berdasarkan data Roadmap dan Strategi Ekonomi Halal Indonesia, nilai ekonomi halal dunia mencapai USD2,1 triliun. Sementara Indonesia punya kontribusi sekitar 10 persen dengan nilai pembelanjaan sekitar USD214 miliar pada 2017. Sayangnya dari sisi ekspor, sumbangan produk halal Tanah Air belum signifikan yang baru mencapai 3,8 persen dari total pasar halal dunia.

Melihat potensi industri halal yang masih sangat besar itu, Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) membidik potensi tersebut melalui penetrasi ke berbagai segmen nasabah berbasis komunitas. Mulai dari komunitas halal tour & travel, sekolah Islam, halal lifestyle, rumah sakit Islam, hingga filantropi dan organisasi muslim.

Baca juga : CIMB Niaga Syariah Optimalkan Program Wakaf Digital

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Dajajanegara mengatakan, untuk merealisasikannya, CIMB Niaga Syariah telah menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga mitra dari berbagai komunitas. Kerja sama dengan mitra komunitas akan terus dilakukan untuk meningkatkan peran perbankan syariah dalam mendukung industri halal.

“Kami melihat potensi pasar industri halal di Indonesia sangat besar. Namun, perbankan syariah belum menggarapnya dengan maksimal. Salah satu strategi yang tepat untuk meraih pasar tersebut adalah melalui komunitas-komunitas muslim di berbagai bidang,” kata Pandji pada Media Syariah Training 2019 seperti dalam rilis yang diterima duitologi.com (22/11/2019).


Pada kesempatan itu, pakar marketing Yuswohady menuturkan, pasar muslim saat ini tengah berubah seiring hadirnya revolusi Industri 4.0 menjadi Muslim 4.0. Hal ini ditandai dengan perubahan gaya hidup Muslim menjadi semakin religious (hijrah), digital (connected), dan fun (leisure).

Perubahan gaya hidup konsumen muslim tersebut merupakan peluang bagi perbankan syariah. Untuk menangkap kesempatan tersebut, CIMB Niaga Syariah menghadirkan berbagai produk dan layanan yang relevan. Salah satunya aplikasi digital banking yang lengkap, Go Mobile untuk kemudahan transaksi perbankan syariah dalam genggaman, termasuk untuk membayar zakat, infak, shadaqah, dan wakaf melalui QR Code.

Kinerja Meningkat

Penerapan strategi yang tepat berhasil meningkatkan kinerja CIMB Niaga Syariah. Per 30 September 2019, CIMB Niaga Syariah berhasil membukukan laba sebesar Rp848,85 miliar atau naik 62,1 persen year on year (YoY). Peningkatan laba dikontribusi oleh penyaluran pembiayaan yang meningkat dan pendapatan dari bagi hasil.

Sepanjang sembilan bulan pertama 2019, pembiayaan CIMB Niaga Syariah tumbuh sebesar 29,1 persen  YoY menjadi Rp31,1 triliun. Pertumbuhan tersebut utamanya didukung oleh segmen Business Banking sebesar Rp18,38 triliun dan Consumer Banking Rp12,76 triliun. Adapun penghimpunan dana pihak ketiga meningkat 21,1 persen YoY menjadi Rp26,6 triliun.

Baca juga : BNI Syariah Catat Empat Kesepakatan Bisnis di ISEF 2019

Kinerja positif tersebut juga berhasil meningkatkan aset CIMB Niaga Syariah menjadi Rp36,98 triliun atau naik 18,5 persen YoY. “Kinerja kami terus meningkat. Kami berharap, ke depan CIMB Niaga Syariah dapat berperan lebih untuk mengembangkan industri halal di Indonesia,” tutup Pandji.


Ichwan Hasanudin
ichwan.hasanudin
Nov. 25, 2019, 2:29 p.m.

Comments

Please log in to leave a comment.